Page 55 - SD_Bukit Perak
P. 55

“Ya, Datuk. Apa yang telah terjadi. Kami akan siap
            berada  bersama  Datuk  apa  pun  yang  terjadi,” ucap

            warga yang lain. Warga yang lainnya lagi berucap, “Ya,

            Datuk. Kami siap!”
                 “Terima kasih, wargaku sekalian. Keyakinan kalian

            menjadi keyakinanku pula. Aku ingin memberi tahu kalian
            bahwa pagar yang aku buat untuk melindungi desa ini

            telah rubuh. Keris perak yang aku tanam di dalam pohon

            rambe telah berhasil dicuri orang asing. Desa kita saat
            ini sedang terancam. Kita hanya punya waktu malam ini

            karena besok musuh sudah akan menyerang desa ini.”
                 Seluruh  warga  panik  dan  cemas,  tetapi  Datuk

            Sengalo  mengajak  warga  untuk  membuat  sebuah

            rencana.
                 “Tenang. Tenanglah, Wargaku. Kita harus membuat

            rencana. Ikutlah bersamaku. Ambillah plengki di rumah

            kalian  masing-masing  dan  segeralah  berkumpul  di
            rumahku. Aku perlu bantuan kalian.”

                 Seluruh warga serentak berlari ke rumah masing-

            masing dan mengambil plengki, yaitu serokan sampah
            dari rotan yang bertangkai. Lalu, mereka bersama-sama

            menuju rumah Datuk Sengalo. Mereka percaya apa yang




                                          43
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60