Page 22 - Jangkar Pintar 2026
P. 22
2) Garis Bayangan
Garis bayangan digambarkan dengan bentuk putus-putus. Garis ini
dibuat lebih tipis, yaitu ketebalannya hanya setengah dari garis utama (garis
benda). Fungsi utamanya adalah untuk menggambarkan sisi, sudut, atau
permukaan benda yang tertutup oleh permukaan lain yang berada di depannya.
Dengan adanya garis ini, pembaca gambar dapat mengetahui bahwa ada bentuk
tertentu di balik bidang yang terlihat.
Gambar 14. Garis bayangan
3) Garis Hati
Dalam menggambar objek yang simetris atau berbentuk lingkaran, kita
menggunakan jenis garis yang disebut Garis Hati. Secara visual, garis ini mudah
dikenali dari polanya yang terputus-putus dengan diselingi titik (strip-titik). Ingat,
garis ini harus digambar tipis, kira-kira setengah dari tebalnya garis pinggir
benda. Fungsinya sangat penting, yaitu memberi tahu pembaca gambar bahwa:
'Di sinilah titik tengah lingkaran berada' atau 'Benda ini kiri dan kanannya sama
persis (simetris)'. Tanpa garis ini, penentuan posisi seperti lubang bor atau as
roda akan menjadi tidak akurat.
Gambar 15. Garis hati
4) Garis Ukuran
Garis ukuran berupa sebuah garis yang biasa digunakan pada saat
membuat ukuran pada gambar, yang wujudnya garis tipis, yang memiliki tebal
1/2 dari tebal garis biasa. Garis ukuran ini dibuat secara terpisah dengan garis
batas benda. Karakteristik utama dari garis ukuran ini dibuat dengan ujung
pangkalnya terdapat tanda anak panahnya.
Gambar 16. Garis ukuran
18

