Page 34 - Laporan SFO Triwulan I 2024 Kanwil DJPb Provinsi Riau blm ds
P. 34
Perencanaan Kinerja TW I 2024
b. Analisis Kebutuhan Pembelajaran: Organisasi berpartisipasi aktif dalam analisis kebutuhan
pembelajaran berdasarkan isu strategis yang terdapat pada unit kerja. Proses analisis
tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pembelajaran terintegrasi pada unit kerja
c. Desain Pembelajaran: mengukur partisipasi unit kerja dalam menentukan jenis dan model
pembelajaran terintegrasi yang dibutuhkan pegawai per semester melalui penyusunan
Individual Development Plan (IDP) beserta penyampaian dokumen bukti pembelajaran sesuai
ketentuan pada KMK 350/KMK.011/2022.
d. Evaluasi pembelajaran: mengukur partisipasi unit kerja dalam mendorong penyelesaian
penugasan pembelajaran oleh pegawai dan partisipasi dalam pelaksanaan evaluasi pasca
pembelajaran yang diselenggarakan oleh BPPK.
e. Pembelajaran terstruktur: mengukur akurasi pengiriman peserta pelatihan oleh unit kerja
dalam program pembelajaran yang diselenggarakan oleh BPPK.
f. Belajar dari pengalaman kerja: mengukur tingkat akomodasi unit kerja bagi pegawai untuk
melaksanakan pembelajaran melalui praktik langsung dalam pekerjaan.
g. Kinerja organisasi: mengukur dampak pembelajaran yang dilaksanakan pegawai terhadap
perbaikan kinerja organisasi, melalui penciptaan inovasi di unit kerja.
h. Pimpinan sebagai pengajar: mengukur keterlibatan pimpinan dalam proses pembelajaran di
unit kerja melalui perannya sebagai pengajar (sumber belajar) dalam berbagai kegiatan.
Nilai Capaian IKU diperoleh dari hasil verifikasi atas dokumen bukti pendukung atas aktivitas LO
yang dijabarkan pada komponen dan subkomponen penyusun IKU LO DJPb Tahun 2023 di atas.
Dokumen bukti diunggah pada aplikasi training modul learning organization. Selanjutnya, dokumen
tersebut akan diverifikasi oleh Tim Implementasi LO Pusat pada Bagian SDM Sekretariat DJPb.
15. Nilai Hasil Evaluasi Pelaksanaan Tugas Kepatuhan Internal
Nilai hasil evaluasi merupakan hasil penilaian terhadap pelaksanaan tugas kepatuhan internal
yang diimplementasikan pada unit kerja di lingkungan Kantor Pusat, Badan Layanan Umum (BLU),
Kantor Wilayah DJPb, dan KPPN. Penilaian pelaksanaan tugas Kepatuhan Internal dilaksanakan oleh:
a. Unit Kepatuhan Internal Tingkat I (UKI-I) terhadap pelaksanaan tugas Kepatuhan Internal pada
Direktorat, Kantor Wilayah, dan BLU di lingkup Ditjen Perbendaharaan Penilaian tersebut
dilakukan oleh Sekretariat DJPb c.q. Bagian Kepatuhan Internal;
b. Unit Kepatuhan Internal Tingkat II (UKI-II) terhadap pelaksanaan tugas Kepatuhan Internal
lingkup KPPN di wilayah kerjanya.
Penilaian tersebut dilaksanakan dengan berpedoman pada Keputusan Direktur Jenderal
Perbendaharaan Nomor KEP-102/PB/2023 tentang Pedoman Penilaian Pelaksanaan Tugas
Kepatuhan Internal di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Unsur-unsur penilaian
pelaksanaan tugas kepatuhan internal pada Kantor Wilayah DJPb, terdiri atas:
a. Penerapan manajemen risiko (bobot: 35%)
b. Pelaksanaan Pemantauan Pengendalian Intern, Pengendalian Gratifikasi, Pelaporan LHKPN,
serta Pemantauan Penegakan Integritas dan Nilai Etika (PPINE) (bobot: 55%)
PASTI BISA
Prima, Antusias, Tanpa Biaya, Inovatif, Bijak, Santun 23