Page 170 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 170
4. Bagaimana supervisi berbasis Wakaf dan hibah mampu
menjawab keterbatasan sumber daya finansial untuk mendukung
misi sosial, spiritual, dan edukatif madrasah?
1.3 Tujuan Masalah
1. Mengkaji landasan syariah mengenai Wakaf dan hibah dalam Al-
Qur’an dan Hadis serta relevansinya dengan supervisi
pendidikan.
2. Mendeskripsikan implementasi supervisi berbasis Wakaf dan
hibah dalam mengoptimalkan kontribusi guru melalui amal non-
material.
3. Menganalisis peran kepala madrasah sebagai supervisor yang
mengintegrasikan nilai keikhlasan, ukhuwah, dan kemaslahatan
dalam praktik supervisi.
4. Menemukan model supervisi berbasis Wakaf dan hibah sebagai
solusi strategis atas keterbatasan dana, guna memperkuat fungsi
sosial, spiritual, dan edukatif madrasah
1.4 Manfaat Penelitian
a) Bagi Peneliti
(1) Memperluas wawasan peneliti dalam mengintegrasikan
prinsip syariah (wakaf dan hibah) dengan teori supervisi
pendidikan modern sebagai kontribusi terhadap penguatan
literatur manajemen pendidikan Islam.
(2) Menghasilkan model konseptual supervisi berbasis nilai
transendental yang dapat dijadikan rujukan dalam penelitian
lanjutan mengenai pengelolaan sumber daya non-finansial di
lembaga pendidikan Islam.
b) Bagi Sekolah/Madrasah
(1) Memberikan model supervisi yang menekankan optimalisasi
potensi guru (waktu, tenaga, ide) sebagai amal jariyah untuk
mendukung kegiatan sosial madrasah tanpa ketergantungan
pada dana finansial.
(2) Menumbuhkan budaya kerja berbasis keikhlasan, kolaborasi,
dan kemaslahatan yang memperkuat peran madrasah
sebagai pusat pendidikan dan dakwah sosial.
c) Bagi Pemerintah
(1) Menjadi dasar pengembangan kebijakan supervisi dan
pemberdayaan guru yang berorientasi pada nilai Islam,
spiritualitas, dan tanggung jawab sosial.
(2) Mendukung pencapaian Sustainable Development Goals
(SDGs) melalui peningkatan kualitas pendidikan (quality
education) dan penguatan kemitraan sosial (partnership for
goals) berbasis nilai keagamaan.
3

