Page 171 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 171
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Kajian Teori
2.1.1 Teori Supervisi Pendidikan Kontemporer
Supervisi pendidikan kontemporer dipahami sebagai proses
kolaboratif yang berorientasi pada pembinaan guru. Glickman et al. (2017)
menegaskan bahwa supervisi efektif harus partisipatif, demokratis, serta
mendukung pengembangan profesional. Dalam madrasah, kepala
madrasah berperan sebagai learning leader yang memfasilitasi kontribusi
guru, baik di kelas maupun dalam kegiatan sosial.
2.1.2 Teori Manajemen Pendidikan Islam Modern
Manajemen pendidikan Islam modern menekankan nilai amanah,
musyawarah, dan maslahat dalam mengelola sumber daya manusia.
Hidayat & Machali (2018) menilai integrasi prinsip Islami meningkatkan
loyalitas guru. Dengan memaknai kontribusi sebagai ibadah, kepala
madrasah dapat menjadikan waktu, tenaga, dan ide guru sebagai amal
jariyah.
2.1.3 Teori Wakaf Produktif
Konsep Wakaf produktif berkembang tidak hanya pada aset
material, tetapi juga non-material. Kahf (2018) menyebut Wakaf dapat
berupa keterampilan, ide, dan tenaga yang dikelola profesional untuk
pemberdayaan pendidikan. Implementasinya dalam madrasah antara lain
melalui “Wakaf waktu dan tenaga guru” dalam kegiatan sosial, pembinaan
siswa, hingga pengabdian masyarakat.
2.1.4 Teori Hibah Sosial Modern
Hibah sosial modern tidak terbatas pada aspek finansial, melainkan
juga gagasan, inovasi, dan dukungan moral. Abdullah (2020) menekankan
bahwa hibah ide mampu memperkaya program sosial pendidikan. Kepala
madrasah berperan mengelola hibah ide tersebut menjadi program nyata
dan berkelanjutan.
2.1.5 Teori Sumber Daya Non-Finansial
Menurut Barney (2017) dalam kerangka Resource-Based View
(RBV), sumber daya tak berwujud seperti loyalitas, kreativitas, dan ide
merupakan aset strategis organisasi. Dalam madrasah, sumber daya non-
finansial guru berfungsi sebagai modal sosial yang mampu menopang
program sosial tanpa memerlukan dana besar. Supervisi berbasis Wakaf
dan hibah memberikan kerangka kerja untuk mengoptimalkan aset ini
secara sistematis.
4

