Page 176 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 176

(4) Peserta Didik, sebagai penerima manfaat langsung dari kegiatan
                                sosial dan pembinaan karakter melalui program madrasah.
                        b) Teknik pengumpulan data primer
                                  Data primer dikumpulkan melalui beberapa teknik, adalah
                            sebagai berikut:
                            (1) Wawancara mendalam, untuk menggali makna, strategi, dan
                                pengalaman informan.
                            (2) Observasi partisipatif, untuk mengamati secara langsung interaksi
                                antara kepala madrasah dan guru dalam kegiatan supervisi serta
                                pelaksanaan program sosial.
                            (3) Catatan lapangan, untuk mencatat ekspresi, perilaku, dan konteks
                                sosial yang tidak terekam dalam wawancara.
                        c) Jenis data yang diperoleh
                            (1) Praktik supervisi kepala madrasah dalam membimbing guru.
                            (2) Bentuk hibah non-finansial guru (waktu, tenaga, ide).
                            (3) Pelaksanaan kegiatan sosial berbasis madrasah.
                            (4) Dampak kegiatan sosial terhadap peserta didik dan lingkungan
                                sekolah.
                        3.3.1 Data Sekunder
                                  Data sekunder merupakan data pelengkap yang telah tersedia
                        sebelumnya dan digunakan untuk memperkuat hasil analisis data primer.
                        Data   ini   membantu      memberikan      konteks   kebijakan,    teori,  dan
                        dokumentasi kelembagaan yang relevan dengan fokus penelitian.
                        a) Sumber data sekunder
                            Data sekunder diantaranya sebagai berikut:
                            (1) Dokumen madrasah, seperti arsip supervisi, laporan kegiatan
                                sosial, daftar keikutsertaan guru, dan rencana kerja tahunan
                                madrasah.
                            (2) Peraturan dan kebijakan resmi, misalnya regulasi Kementerian
                                Agama tentang supervisi akademik dan pemberdayaan guru.
                            (3) Literatur ilmiah dan penelitian terdahulu, berupa jurnal, buku, atau
                                artikel akademik terkait manajemen wakaf pendidikan, supervisi
                                berbasis nilai Islam, serta pengelolaan sumber daya non-finansial
                                guru.
                            (4) Data statistik pendidikan, seperti profil madrasah, jumlah guru,
                                dan data kegiatan sosial madrasah yang tercatat dalam laporan
                                tahunan.
                        b) Teknik pengumpulan data sekunder
                            (1) Studi dokumentasi, dengan menelaah arsip, laporan, dan
                                dokumen resmi madrasah.
                            (2) Kajian literatur, dengan menganalisis hasil penelitian terdahulu
                                sebagai pembanding dan penguat argumentasi teoritik.
                        c) Jenis data yang diperoleh
                            (1) Dokumen supervisi dan laporan kegiatan sosial.
                            (2) Data kuantitatif mengenai partisipasi guru dan jumlah kegiatan
                                sosial.
                            (3) Referensi teoritik tentang nilai Wakaf dan hibah dalam pendidikan
                                Islam.


                                                                                                      9
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181