Page 187 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 187

belajar dan mengajarpun dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai
                        dengan tujuan pendidikan.
                        a) Sejarah Berdirinya
                            Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 yang berlokasi di Condet Batu Ampar
                        Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur merupakan sekolah menengah
                        tingkat pertama dibawah naungan Departemen Agama Republik Indonesia
                        yang berstatus Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 didirikan pada tahun 1983
                        dan dibangun oleh Departemen Agama Republik Indonesia. Madrasah
                        Tsanawiyah Negeri 6 mulai dipakai dan dimanfaatkan untuk kegiatan
                        pendidikan pada tahun 1985, karena pada waktu itu Madrasah
                        Tsanawiyah statusnya masih numpang dengan sekolah lain.
                            Mula-mula ide untuk mendirikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 6
                        Jakarta Timur, datang dari seseorang yang bernama H.Saadi.Z, karena
                        gedung    Madrasah      Tsanawiyah     Negeri   6   yang    berstatus    masih
                        menumpang dengan sekolah Cawang, disamping itu memang ada
                        permohonan atau dukungan dari masyarakat sekitarnya, agar dibukanya
                        sekolah lanjutan menengah tingkat pertama supaya anak-anak yang
                        tamat sekolah dasar atau sekolah Ibtida’iyah dapat melanjutkan lagi,
                        karena pada tahun 1983 memang jarang sekali Madrasah Tsanawiyah di
                        Wilayah Batu Ampar Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur.
                            Pada tahun 1983 Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 tersebut yang mula-
                        mula luas bangunannya hanya terdiri dari 3 lokal kemudian pada tahun
                        1995 bertambah 6 lokal dan pada tahun 1996 bertanbah 6 lokal, jadi
                        jumlah lokal Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Jakarta Timur ada 15 lokal.
                            Luas tiap-tiap ukurannya 7 m2 X 8 m2 ukuran ini sangat minimum
                        untuk pendidikan dalam proses belajar dan mengajar. Pada tahun 1983
                        luas tanahnya sebanyak 3046 m2 dan pada tahun 1996 bertambah
                        sebanyak 1900 m2, berarti luas tanah milik Madarasah Tsanawiyah Negeri
                        6 berjumlah 5946 m2, sehingga mengalami kemajuan yang cukup pesat.
                            Tujuan Madrasah Tsanawiyah Neger 6 Jakarta Timur terbagi dua
                        pokok tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.
                            a. Tujuan Umum
                               1) Yang merupakan tujuan pendidikan nasional pada pokoknya
                                   adalah    untuk     mencerdaskan       kehidupan     bangsa     dan
                                   membentuk manusia bertaqwa kepada Tuhan YME. Hal ini
                                   termaktub dalam ketetapan MPR No. 1/MPR/1995 tentang
                                   GBHN berbunyi: Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila
                                   bertujuan untuk meningkatkan kertaqwaan kepada Tuhan YME,
                                   mecerdasan kehidupan bangsa, ketrampilan, mempertinggi
                                   budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempersemangat
                                   kebangsaan agar dapat menumbuhkan manusia-manusia
                                   pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta
                                   bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.
                               2) Mendidik     siswa    dengan     harapan    mereka     kelak   dapat
                                   bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa dan menjadi
                                   pemuda sebagai pemimpin di tempat tinggal mereka yang
                                   dapat mengembangkan kemampuan menjadi manusia yang
                                   memiliki Akhlakul Karimah.


                                                                                                     20
   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192