Page 184 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 184

(1) Menginisiasi kegiatan sosial dan lingkungan yang melibatkan siswa.
                        (2) Mengembangkan kurikulum tematik berbasis pengabdian masyarakat.
                        (3) Memberikan      pelatihan   keterampilan     hidup    (life  skills)  tanpa
                            kompensasi tambahan.
                        (4) Mengorganisasi kegiatan kreatif yang memperkuat nilai solidaritas dan
                            empati antarwarga sekolah.
                               Kegiatan-kegiatan tersebut menunjukkan bahwa guru berperan
                        sebagai agen filantropi pendidikan, yang mengintegrasikan nilai-nilai
                        wakaf, ta’awun (tolong-menolong), dan ukhuwah (persaudaraan) ke dalam
                        praktik pembelajaran dan kehidupan sosial madrasah. Secara konseptual,
                        kontribusi ini memperkuat pandangan Al-Syaibani (1979) bahwa tujuan
                        pendidikan Islam tidak hanya membentuk insan berilmu, tetapi juga insan
                        yang berguna bagi masyarakat. Dengan demikian, hibah ide, kreativitas,
                        dan tenaga guru dalam program sosial madrasah merupakan cerminan
                        dari pendidikan berorientasi amal dan tanggung jawab sosial.
                        4.2.5 Supervisi Kepala Madrasah Berbasis Wakaf dan Hibah
                              Supervisi   kepala    madrasah     tidak   hanya    berfungsi    sebagai
                        pengawasan administratif, tetapi juga sebagai pembinaan moral dan
                        profesional bagi guru agar mereka mampu berkontribusi secara optimal
                        terhadap kemajuan madrasah. Dalam konteks wakaf dan hibah, supervisi
                        ini dapat dipandang sebagai bentuk wakaf kepemimpinan, yaitu
                        pemberian waktu, perhatian, pengetahuan, dan kebijaksanaan kepala
                        madrasah untuk kemaslahatan bersama. Statistik supervisi kepala
                        madrasah berbasis wakaf dan hibah dapat dilihat pada tabel 5 dibawah ini.
                        Tabel 5. Supervisi Kepala Madrasah Berbasis Wakaf dan Hibah
                             Statistik        Q16       Q17         Q18       Q19           Q20
                        Frekuensi (3)          2         3            2         3            2
                        Frekuensi (4)          13        11          13        12            12
                        Frekuensi (5)          5         6            5         5            6
                        Total                  20        20          20        20            20
                        Persentase (3)        10%       15%         10%       15%           10%
                        Persentase (4)        65%       55%         65%       60%           60%

                        Persentase (5)        25%       30%         25%       25%           30%
                        Mean                  4,15      4,15        4,15      4,10          4,20
                        Standar Deviasi       0,59      0,67        0,59      0,64          0,61
                        Kategori             Setuju    Setuju      Setuju    Setuju Sangat Setuju
                        Keterangan: Q = Question (pertanyaan); (3) = Skala linkert; Ragu-ragu; (4) = Skala
                        linkert; Setuju; (5) = Skala inkert; Sangat setuju
                              Berdasarkan hasil analisis deskripsi dari 20 responden terhadap
                        butir Q16–Q20, diperoleh nilai mean antara 4,10–4,20 dengan kategori
                        “Setuju” hingga “Sangat Setuju” dan standar deviasi 0,59–0,67, yang
                        menunjukkan persepsi responden positif, stabil, dan homogen terhadap
                        supervisi kepala madrasah berbasis wakaf dan hibah. Penelitian ini
                        sejalan dengan pandangan Mulyasa (2013) yang menegaskan bahwa
                        supervisi kepala sekolah berperan penting dalam membina guru melalui



                                                                                                     17
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189