Page 182 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 182

Berdasarkan hasil analisis deskripsi dari 20 responden terhadap
                        butir pernyataan Q6 sampai Q10, diperoleh nilai rata-rata antara 4,05
                        hingga 4,30 dengan kategori “Setuju” hingga “Sangat Setuju” serta
                        standar deviasi yang relatif rendah (0,60–0,67). Hasil ini menunjukkan
                        bahwa responden memiliki persepsi positif dan konsisten terhadap seluruh
                        pernyataan. Mayoritas responden memberikan penilaian “Setuju” dan
                        “Sangat Setuju”, menandakan bahwa aspek yang diukur dalam butir Q6–
                        Q10 diterima dengan baik dan mencerminkan tingkat keterlibatan yang
                        kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa persepsi responden
                        terhadap praktik wakaf guru dalam pembelajaran berada pada kategori
                        tinggi, dengan penerimaan tingkat keseragaman jawaban yang stabil dan
                        menunjukkan pandangan yang relatif homogen di antara responden.
                               Dalam konteks profesi, sebagaimana dikemukakan Tilaar (2002),
                        guru memiliki tanggung jawab moral dan spiritual dalam pelayanan
                        pendidikan. Oleh karena itu, praktik wakaf guru mencerminkan etos kerja
                        berbasis keikhlasan dan tanggung jawab sosial, di mana ilmu menjadi
                        bentuk amal jariyah. Perspektif Al-Attas (1980) juga menegaskan bahwa
                        pendidikan adalah proses ta’dib pembentukan adab dan karakter yang
                        mengandung dimensi ibadah dan sosial. Secara empiris, praktik ini
                        tampak melalui, yaitu:
                        (1) Kesediaan guru mengajar dengan ikhlas meski sarana terbatas.
                        (2) Inisiatif mengembangkan metode dan media pembelajaran secara
                            mandiri.
                        (3) Konsistensi membimbing siswa di luar jam pelajaran.
                               Hal ini sejalan dengan teori motivasi altruistik (Batson, 1991) yang
                        menekankan tindakan menolong tanpa pamrih sebagai wujud empati dan
                        nilai moral internal. Dengan demikian, praktik wakaf guru merupakan
                        manifestasi spiritual dan sosial dalam pendidikan yang mencerminkan
                        keikhlasan, tanggung jawab, serta komitmen membangun peradaban
                        melalui ilmu.

                        4.2.4 Hibah Ide, Kreativitas, dan Tenaga dalam Program Sosial
                              Madrasah
                              Hibah ide, kreativitas, dan tenaga dalam program sosial madrasah
                        merupakan wujud nyata partisipasi guru sebagai agen perubahan yang
                        mengamalkan nilai-nilai wakaf produktif dalam bentuk non-material. Dalam
                        konteks ini, guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas,
                        tetapi juga sebagai kontributor sosial yang menghibahkan gagasan,
                        kemampuan, dan waktu untuk kemaslahatan bersama di lingkungan
                        pendidikan.
                              Menurut    Abdurrahman      (2012),   wakaf    produktif   tidak   hanya
                        mencakup aset fisik, tetapi juga kontribusi non-material seperti ide,
                        keahlian, dan tenaga yang memberi manfaat berkelanjutan. Oleh karena
                        itu, partisipasi guru dalam program sosial madrasah seperti mengajar
                        tanpa bayaran dapat dipandang sebagai bentuk wakaf profesional, yaitu
                        pengabdian yang mendukung pembangunan sosial melalui pendidikan.
                        Statistik Hibah ide, kreativitas, dan tenaga dalam program sosial
                        madrasah dapat dilihat pada tabel 4 dibawah ini.



                                                                                                     15
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187