Page 392 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 392
dianalisis untuk menilai pengaruh setiap gerakan salat terhadap kondisi
fisiologis tubuh.
Meskipun teknologi pemantauan kesehatan berbasis smartwatch telah
banyak digunakan dalam bidang olahraga dan kebugaran, penerapannya
dalam konteks ibadah—khususnya salat pada ibu hamil—masih jarang
dilakukan dan belum terdokumentasi secara ilmiah. Oleh karena itu, penelitian
ini memiliki urgensi ilmiah untuk menjembatani antara nilai-nilai religius dan
pendekatan ilmiah dalam menjaga kesehatan ibu hamil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan fisiologis ibu hamil
selama gerakan salat dengan bantuan smartwatch, sehingga dapat diperoleh
pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana aktivitas ibadah
dapat berkontribusi terhadap keseimbangan tubuh, stabilitas kardiovaskular,
serta kesehatan maternal secara umum. Hasil dari penelitian ini diharapkan
dapat menjadi landasan bagi pengembangan panduan aktivitas fisik berbasis
ibadah yang aman dan ilmiah bagi ibu hamil.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana perubahan fisiologis (detak jantung, kadar oksigen, tingkat
aktivitas) ibu hamil selama melakukan gerakan salat?
2. Gerakan salat manakah yang menunjukkan perubahan fisiologis paling
signifikan?
3. Apakah penggunaan smartwatch efektif sebagai alat pemantau
fisiologis ibu hamil selama salat?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Menilai perubahan fisiologis ibu hamil selama gerakan salat
menggunakan smartwatch.
2. Menganalisis perbedaan respons fisiologis antara posisi berdiri, rukuk,
sujud, dan duduk.
3. Mengetahui efektivitas smartwatch sebagai alat bantu pemantauan
kesehatan selama aktivitas ibadah.
1.4 Manfaat Penelitian
• Bagi Ibu Hamil: Memberikan pemahaman tentang keamanan dan
manfaat salat sebagai latihan ringan.
• Bagi Dunia Medis: Memberikan data empiris tentang respon tubuh
terhadap aktivitas keagamaan.
• Bagi Peneliti dan Pengembang Teknologi: Menjadi dasar
pengembangan sistem pemantauan kesehatan ibu hamil berbasis
wearable device.
1.5 Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini difokuskan pada ibu hamil trimester kedua yang sehat dan tidak
memiliki komplikasi kehamilan. Parameter yang diukur meliputi heart rate,
SpO₂, dan tingkat aktivitas berdasarkan data smartwatch selama satu
rangkaian salat wajib.
7

