Page 396 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 396

3.2.2 Sampel Penelitian
                              Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang ibu hamil trimester kedua, yang
                        dipilih  menggunakan  teknik  purposive  sampling.  Teknik  purposive  sampling
                        dipilih karena peneliti memiliki kriteria tertentu dalam menentukan responden
                        yang sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu individu yang memenuhi kondisi
                        fisiologis dan kriteria kesehatan tertentu untuk menjamin validitas data.
                        Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
                        1.  Ibu hamil berusia antara 20–35 tahun.
                        2.  Berada pada usia kehamilan 14–27 minggu (trimester kedua).
                        3.  Tidak  memiliki  riwayat  hipertensi,  diabetes  gestasional,  atau  gangguan
                            kardiovaskular.
                        4.  Melaksanakan salat lima waktu secara rutin.
                        5.  Bersedia  mengikuti  prosedur  penelitian  dan  mengenakan  smartwatch
                            selama pengambilan data.
                        Sedangkan kriteria eksklusi adalah:
                        1.  Ibu hamil dengan komplikasi medis sedang atau berat.
                        2.  Ibu yang mengalami kelelahan ekstrem atau keluhan nyeri selama proses
                            pengukuran.
                        3.  Responden  yang  tidak  dapat  menyelesaikan  seluruh  tahapan  gerakan
                            salat sesuai prosedur.
                            Pemilihan  jumlah  30  responden  didasarkan  pada  pertimbangan  statistik
                        yang direkomendasikan oleh Roscoe (1975), bahwa ukuran sampel minimal
                        untuk penelitian eksperimental sederhana berkisar antara 30–50 subjek untuk
                        menghasilkan      data    yang    cukup     reliabel   dalam     uji   parametrik.
                        Selain itu, dengan jumlah sampel 30 orang, uji normalitas dan homogenitas
                        dapat  dilakukan  dengan  lebih  akurat,  serta  hasil  paired  sample  t-test  akan
                        memiliki kekuatan analisis (power) yang memadai.
                            Setiap  responden  diberikan  informasi  tertulis  dan  penjelasan  lisan
                        (informed  consent)  mengenai  tujuan  penelitian,  prosedur  pengukuran,  serta
                        hak-hak  partisipan.  Pelaksanaan  penelitian  juga  memperhatikan  prinsip  etik
                        penelitian manusia, seperti menjaga privasi, memberikan kenyamanan selama
                        proses salat, serta memastikan tidak ada intervensi yang mengganggu ibadah.
                            Dengan  menggunakan  teknik  purposive  sampling  dan  pengendalian
                        kriteria inklusi-eksklusi yang ketat, peneliti berupaya memperoleh sampel yang
                        homogen  dan  representatif  terhadap  populasi  ibu  hamil  trimester  kedua  di
                        wilayah  Jakarta  Timur.  Homogenitas  ini  penting  agar  setiap  perubahan
                        fisiologis yang terukur benar-benar berasal dari pengaruh gerakan salat, bukan
                        dari variasi kondisi kesehatan individu.

                        3.3 Variabel Penelitian
                            Dalam penelitian ini, variabel dibedakan menjadi dua jenis, yaitu variabel
                        bebas       (independen)        dan       variabel       terikat     (dependen).
                        Penentuan kedua variabel ini didasarkan pada hubungan sebab-akibat yang
                        ingin dikaji, yakni pengaruh gerakan salat (variabel bebas) terhadap perubahan
                        fisiologis ibu hamil (variabel terikat) yang diukur melalui smartwatch.


                                                                11
   391   392   393   394   395   396   397   398   399   400   401