Page 472 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 472
Allah menghadiahkan salat kepada umat Islam melalui peristiwa Isra’ Mi’raj
Nabi Muhammad SAW. Dengan melaksanakannya, seorang hamba memperoleh
kebahagiaan dunia dan akhirat. Bahkan, Rasulullah menegaskan bahwa amal
pertama yang akan dihisab pada hari kiamat adalah salat. Jika baik salatnya, maka
baik pula amal yang lain; sebaliknya, jika rusak salatnya, maka rusak pula amal
lainnya (HR. Tirmidzi). Dengan demikian, salat menjadi barometer kualitas iman
dan amal seorang Muslim.
Salat bukan hanya ritual, tetapi juga perjalanan spiritual yang melibatkan
pikiran, hati, dan jiwa. Bila dilaksanakan dengan penuh kesadaran, salat akan
menghadirkan ketenangan, meningkatkan keimanan, dan mengintegrasikan nilai-
nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, salat juga membawa dampak
positif bagi kesehatan fisik. Gerakan-gerakan salat seperti rukuk, sujud, dan duduk
di antara dua sujud menyerupai aktivitas senam ringan yang bermanfaat bagi tubuh.
Jika dikerjakan secara konsisten, baik salat wajib maupun sunnah, rangkaian
gerakan tersebut dapat menunjang kebugaran fisik sekaligus kesehatan mental.
Firman Allah SWT dalam surat Al-Ankabut Ayat 45:
ِۗ ٰ
ٰ
ۤ
ٰ ْ
ْ
َ
َ
ِءاَشْحَفلا نَع ىٰ هْنَت ةولَّصلا َّنِا ةولَّصلا ِ مِقَاو ِبتِكلا َنِم َكْيَلِا ي ِ ح ْ وُا ٰٓام ُلْتُا
ِ
َ
َ
َ
ْ
ِۗ
َن ْ وُعنْصَت ام مَلْعَي ُ ه اللّو ُ رَبْكَا ِ ه اللّ ُ رْكِذَلو ِۗ رَكْنُملاو
َ
َ ُ
َ ِ
َ
َ
Artinya: “Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan
kepadamu dan tegakkanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari
(perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (salat) itu lebih besar
(keutamaannya daripada ibadah yang yain). Allah Mengetahui apa yang kamu
kerjakan”.
Dengan demikian, kajian mengenai dimensi spiritual salat tidak hanya
penting dalam konteks keagamaan, tetapi juga dalam ranah kesehatan fisik dan
mental. Penelitian ini menjadi relevan karena dapat memberikan pemahaman lebih
dalam tentang bagaimana salat berkontribusi pada pembentukan pribadi Muslim
yang sehat lahir dan batin. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat
memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan ilmu keislaman.
2

