Page 543 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 543
3. Eefektivitas Storyscan Dalam Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik
Terhadap Materi Sejarah
Penerapan media StoryScan dalam pembelajaran sejarah menunjukkan
efektivitasnya dalam menghadirkan proses belajar yang lebih interaktif dan
partisipatif. Media ini tidak hanya menyajikan materi sejarah dalam bentuk visual
dan narasi singkat, tetapi juga memberikan alur yang memudahkan siswa
memahami keterkaitan antarperistiwa. Hal ini selaras dengan pandangan Arsyad
(2019) yang menekankan pentingnya peran media visual dalam meningkatkan daya
serap siswa terhadap informasi yang kompleks. Dengan demikian, StoryScan dapat
dipandang sebagai media yang mampu mengatasi kelemahan metode ceramah
konvensional yang sering dianggap monoton.
Selain itu, temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan StoryScan
berpengaruh positif terhadap minat belajar siswa. Dominasi jawaban responden
pada kategori tinggi memperlihatkan adanya ketertarikan dan motivasi baru yang
terbangun ketika media ini diterapkan. Fenomena ini sesuai dengan temuan Sanjaya
(2020) yang menyatakan bahwa media inovatif dapat mendorong siswa untuk lebih
aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, StoryScan
bukan hanya sekadar alat bantu visual, tetapi juga stimulus psikologis yang mampu
meningkatkan atensi dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran sejarah.
Lebih jauh, efektivitas StoryScan juga terlihat pada peningkatan pemahaman
siswa terhadap materi sejarah. Penyajian peristiwa dalam bentuk narasi visual
memungkinkan siswa untuk tidak hanya mengingat fakta, tetapi juga memahami
hubungan kausalitas antarperistiwa sejarah. Penegasan ini diperkuat oleh Prastowo
(2021) yang menyatakan bahwa media berbasis kartu mampu menyederhanakan
konsep abstrak menjadi lebih mudah dipahami. Dengan demikian, StoryScan dapat
dinilai efektif sebagai media pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan minat,
tetapi juga memperdalam pemahaman sejarah secara konseptual.
19

