Page 544 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 544
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data kuesioner terhadap 44 responden, dapat
disimpulkan adalah sebagai berikut:
1. Penggunaan StoryScan Card sebagai media pembelajaran sejarah
memperoleh respon yang sangat positif dari peserta didik. Nilai rata-rata
(mean) pada seluruh butir pertanyaan berada pada kategori baik hingga
sangat baik, dengan median 4–5 dan modus dominan 5, menandakan
mayoritas siswa setuju dan sangat setuju dengan manfaat media ini.
Tidak adanya jawaban pada kategori “sangat tidak setuju” juga
memperkuat bahwa tidak ada penolakan terhadap implementasi
StoryScan.
2. Secara khusus, StoryScan terbukti meningkatkan minat dan motivasi
belajar sejarah. Siswa menunjukkan antusiasme lebih tinggi, partisipasi
aktif, serta rasa ingin tahu yang kuat terhadap materi yang disajikan
dalam bentuk narasi dan visual. Hal ini sesuai dengan penelitian
terdahulu yang menegaskan bahwa media inovatif dapat mengubah
pembelajaran sejarah yang monoton menjadi lebih menarik,
menyenangkan, dan relevan.
3. Selain itu, StoryScan juga dinilai efektif dalam meningkatkan
pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Penyajian fakta sejarah dalam
bentuk potongan cerita visual memudahkan siswa dalam memahami
hubungan antarperistiwa serta memperkuat daya ingat mereka. Hasil ini
sejalan dengan teori dan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa
media berbasis kartu dapat menyederhanakan konsep abstrak menjadi
lebih mudah dipahami. Dengan demikian, StoryScan Card dapat
dikategorikan sebagai media pembelajaran kreatif yang relevan, efektif,
dan bermanfaat dalam konteks pembelajaran sejarah.
20

