Page 102 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 102

dengansulitnya beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga mereka tidak
                        mudahuntuk bekerja di tempat baru.
                     4) Mutasi  yang  terjadi  di  lingkungan  organisasi  pendidikan  kadang
                        berkonotasiburuk  akibatnya  perpindahan  tenaga  kependidikan  dari  satu
                        wilayah  kewilayah  lain  sangat  jarang  dilakukan.  Hal  ini  berakibat  buruk
                        bagipengembangan  staf,  dengan  kata  lain  wilayah  yang  kekurangan  tenaga
                        ahliakan sulit menerima supply tenaga ahli yang baru.
                     5) Produktivitas    kerja    masih    dianggap     rendah     yang    diakibatkan
                        olehkecerobohan-kecerobohan           dalam       pelaksanaan         kegiatan-
                        kegiatanpengelolaan         tenaga       kependidikan         itu      sendiri,
                        seperti:perencanaan/pengadaan        tenaga    kependidikan     yang     belum
                        efektif,penyeleksian yang belum lancar, sistem imbalan yang belum memadai
                        danadil,  dan  pengawasan  ketenagaan  yang  belum  mendapat  perhatian
                        yangcukup.
                    6)  Berbagai  perubahan  telah  terjadi  di  luar  sistem  pendidikan  atau
                        systemsekolah,  yang  diakibatkan  oleh  lajunya  pertumbuhan  penduduk,
                        kemajuanIPTEK dan perubahan-perubahan global, regional, atau lokal yang
                        terjadidalam kondisi sosial, ekonomi dan budaya. Perubahan-perubahan ini

                        untuksebagian  telah  membawa  dampak  yang  kurang  menguntungkan
                        terhadapkondisi  kehidupan  para  pegawai  atau  tenaga  kependidikan  yang
                        hidupdalam  lingkungan  organisasi  pendidikan  nasional  sebagai  sistem
                        yangterbuka.



                                   PENTINGNYA PENGELOLAAN TENAGA KEPENDIDIKAN
                       D

                               Produktivitas  pendidikan  nasional,  khususnya  peningkatan  mutu
                        pendidikan pada akhirnya banyak tergantung pada seberapa jauh kontribusi
                        yang  diberikan  sumber  daya  ini  melalui  pelaksanaan  tugas  mereka  sehari-
                        hari. Untuk mencapai mutu pendidikan yang tinggi tujuan harus dirumuskan,

                        kebijakan  harus  dibuat  dan  ditetapkan,  fasilitas  harus  disediakan,
                        keuntungan harus diperoleh, dan setiap pelaksanaan tugas dimanapun harus
                        dikoordinasikan.  Semua  kegiatan  tersebut  akhirnya  akan  terpulang  kepada
                        sejumlah  orang  tenaga  kependidikan  yang  terlibat.  Mereka  itu  haruslah
                        dipersiapkan  secara  khusus,  terpelajar  dan  terpilih.  Ini  berarti  tindakan
                        pengelolaan    tenaga    kependidikan     bukanlah     sekedar    menyangkut
                        pendayagunaan  tenaga  manusia  dalam  organisasi;  yang  justru  cenderung
                        mengandung unsur pemerasan, melainkan merupakan tindakan terpadu nilai


                                                               96
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107