Page 61 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 61
diterima di masyarakat agar siap pakai, namun pada kenyataannya masih ada
yang perlu dibenahi, sehingga semua tujuan lembaga yang hendak dicapai sesuai
dengan harapan masyarakat. Tentunya tujuan dari masing-masing lembaga ini
tergantung pada tingkatannya.
Peserta didik sebagai peserta didik yang dalam UUSPN No. 2 tahun 1989
dinyatakan ada hak dan kewajibannya yang harus dilaksanakan secara benar, dan
dapat dipertanggungjawabkan sebagai masukan dalam mewujudkan proses belajar
mengajar secara efektif. Terciptanya sekolah yang harmonis ditentukan oleh kualitas
peserta didiknya; apakah memiliki sikap tangung jawab (sense of responsibility) yang
tinggi atau tidak. Ini tergantung pada pelayanan guru secara langsung dan terjadi dari
hari ke hari.
Pelayanan peserta didik sebaiknya diarahkan pada :
a) Perkembangan kreativitas, bakat dan minat anak;
b) Keikutsertaan dalam memiliki sekolah sebagai lembaga pendidikan di mata
mereka memperoleh pengetahuan, pengalaman, keterampilan secara langsung
melalui proses belajar mengajar.
c) Sikap mandiri serta disiplin diri, percaya diri bahwa dirinya memiliki potensi
positif yang dapat dikembangkan.
d) Pembentukan moral dan etika sebagai peserta didik, dan
e) Kebutuhan peserta didik dalam menghadapi kesulitan belajar.
Guru profesional dalam memberikan bantuan atau pelayanan terhadap
peserta didik, perlu memperhatikan berbagai faktor dan kondisi peserta didik secara
formal. Salah satu contoh peserta didik yang tinggal di kota sebagai pusat informasi,
dengan peserta didik yang tinggal jauh dari kota atau daerah terpencil, ternyata tetap
memiliki perbedaan karena dipengaruhi oleh latar belakang lingkungan.
Pertimbangan psikologis pada guru biasanya sudah tampak, dan guru selalu
memperhitungkan jalan keluar yang paling baik demi terwujudnya tujuan pendidikan
karena guru dengan peserta didik merupakan kesatuan yang utuh yang terjadi dalam
proses belajar mengajar. Proses belajar mengajar berhasil dengan baik apabila
seluruh komponen yang terlibat dalam proses tersebut dapat dijadikan salah satu
55

