Page 90 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 90
Perubahan ini didasarkan pada pola pikir bahwa proses produksi harus
dikembangkan dan dijaga secara sungguh- sungguh untuk menghasilkan suatu
produk yang bermutu dan selalu dalam keadaaan bermutu.
Tahun 1987 dibentuk Technical Committee 176 (TC176) atau lebih
dikenal sebagai ISO/TC176 yang berfungsi sebagai tim teknis ISO. Pada tahun
tersebut (1987), ISO/TC176 telah berhasil menyusun sekelompok/ seri standar
yang dapat diterima secara internasional terutama untuk kawasan Masyarakat
Ekonomi Eropa (MEE). Standar tersebut diberi nama ISO 9000 series version 1987.
Dalam perkembangannya, ISO 9000 yang disusun pada tahun 1987 mengalami
perbaikan pada tahun 1994 yang dikenal dengan ISO 9000:1994 series. Pada
versi ISO 9000:1994 ini, model sertifikasi yang bisa diperoleh ada 3 jenis yaitu:
(1) ISO 9001, (2) ISO 9002
dan (3) ISO 9003.
Pada 15 Desember tahun 2000, seri ISO 9000 kembali mengalami
perubahan yang lebih mengarah ke Total Quality Management. Seri ini dikenal
sebagai ISO 9000:2000. Bagi organisasi yang telah menerapkan ISO 9000 seri
sebelumnya diharuskan sudah mengikuti versi terbaru jika masih ingin
memegang sertifikat ISO 9000.
Sejak awal berdirinya, ISO memfokuskan diri pada pengembangan standar
khusus untuk produk. Kemudian pada pertengahan tahun 1980- an, ISO mulai
bergerak pada standar yang berkaitan dengan sistem, yang pada akhirnya dikenal
sebagai seri standar ISO 9000. Pada tahun 1987, ISO menyelesaikan dan
menerbitkan seri standar 9000-nya, seri ini mempersatukan hampir semua
elemen yang terdapat pada The British Standards Institution (BSI) yang dikenal
dengan nama BS 5750 ke dalam standar ISO 9001 ( salah satu bagian dari seri ISO
9000 : 2000).
ISO 9001:2000 hanya merupakan standar sistem manajemen kualitas.
Persyaratan-persyaratan dan rekomendasi dalam ISO 9001 ; 2000 diterapkan
pada manajemen organisasi yang memasok produk, sehingga akan
mempengaruhi bagaimana produk itu didesain, diproduksi, dirakit, ditawarkan,
dan lain-lain.
84

