Page 87 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 87

Beberapa  pengertian  tersebut  menunjukkan  bahwa  mutu  pendidikan

                  pada  dasarnya  mencakup  keseluruhan  proses  pendidikan  yaitu  input,  proses  dan

                  output pendidikan. Untuk menghasilkan input, proses dan output yang bermutu harus
                  dilakukan dengan manajemen yang baik, dengan penerapan manajemen yang benar

                  dan baik akan berdampak kepada efisiensi pelaksanaan program dan meningkatnya

                  kualitas dan mutu pendidikan.




                   D
                             MODEL-MODEL SISTEM MANAJEMEN MUTU



                               Penerapan  sistem  Manajemen  Mutu  ISO  dalam  lembaga  pendidikan
                        pada  dasarnya  sama  dengan  penerapan  ISO  pada  lembaga/organisasi

                        lainnya, yaitu mengelola lembaga pendidikan sebagaimana industri. Dengan

                        demikian  keseluruhan  proses  dapat  terjamin  dengan  baik  melalui  sistem
                        manajemen mutu. Berikut ini adalah model proses sistem manajemen mutu

                        ISO 9001:2000.

                               Model  proses  ISO  9001  :  2000  terdiri  dari  lima  bagian  utama  yang
                        menjabarkan sistem manajemen mutu organisasi, sebagai berikut :

                               1.  Sistem manajemen mutu (klausul 4 dari ISO 9001 : 2000)

                               2.  Tanggung jawab manajemen (klausul 5 dari ISO 9001 : 2000)

                               3.  Manajemen sumber daya (klausul 6 dari ISO 9001 : 2000)
                               4.  Realisasi produk (klausul 7 dari ISO 9001 : 2000)

                               5.  Pengukuran,  analisis  dan  peningkatan



                               Dari  gambar  di  atas  dapat  dijelaskan  langkah-langkah  implementasi
                        sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2000  sebagai berikut :

                        a.  Suatu  organisasi  (perusahaan),  bila  ingin  berhasil  mencapai  tujuannya

                            (mendapatkan keuntungan), dimulai dengan adanya suatu  arahan yang
                            jelas dari pimpinan puncak mengenai tujuan perusahaan- dinyatakan


                                                             81
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92