Page 26 - MODUL PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DAN BILANGAN PECAHAN
P. 26
MATERI BELAJAR 2
OPERASI HITUNG BILANGAN PECAHAN
PROSES PEMBELAJARAN
a. Bilangan Pecahan
Bilangan Pecahan adalah bilangan yang berbentuk di mana a dan b adalah bilangan
bulat dengan b ≠ 0. a disebut pembilang dan b disebut penyebut. Hakikat transaksi
dalam bilangan pecahan adalah bagaimana cara menyederhanakan pembilang dan
penyebut.
b. Jenis- Jenis Bilangan Pecahan
1. Pecahan Sejati : Jenis pecahan ini memiliki bilangan pembilang yang kurang dari
penyebut serta Faktor Pembagi Terbesar (FPB) pembilang dan penyebut adalah 1.
1 2
4
Contoh dari bilangan pecahan sejati adalah , , dan .
2 5 7
2. Pecahan Tidak Sejati : Jenis pecahan ini memiliki pembilang yang lebih besar dari
penyebutnya.
7
6
Contoh dari bilangan pecahan tidak sejati adalah dan .
5 4
3. Pecahan Campuran : Pecahan campuran terdiri dari bilangan bulat dan bilangan
pecahan.
1
1
Contoh dari bilangan pecahan campuran seperti 2 dan 3 .
3 5
4. Pecahan Desimal :
✓ Pecahan desimal memiliki sistem bilangan yang tersusun dari angka 0, 1, 2,
3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.
✓ Bilangan bulat juga masuk dalam bilangan desimal. Contoh dari jenis
pecahan ini adalah 0,5 ; 1,25 ; dan 3,3. Pada contoh bilangan 1,25 dapat
dijabarkan dengan :
Bilangan 1 bernilai 1 × 1 = 1.
1 2
Bilangan 2 bernilai 2 × =
10 10
1 5
Bilangan 5 bernilai 5 × =
100 100
5. Persen : Pecahan dengan penyebut 100 yang dicirikan dengan tanda %. Contoh
persen yaitu 10%, 20%, 35%.
6. Permil : Pecahan dengan penyebut 1000 yang dicirikan dengan tanda ‰. Contoh
permil yaitu 15‰, 70‰
22