Page 50 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 50

Kegiatan Pembelajaran 2



                            2) Penguatan non verbal, misalnya guru memberikan anggukan kepala
                                dengan hangat dan ramah, melalui gerakan anggota badan, sentuhan,

                                atau  pemberian  simbol/komentar  di  buku  pekerjaan  peserta  didik
                                atau pemberian hadiah.
                            3) Gabungan  penguatan  verbal  dan  non  verbal.  Misalnya,  guru

                                memberikan acungan ibu jari seraya mengucapkan ”Bagus!”.


                        c.  Keterampilan Mengadakan Variasi


                            Variasi  mengajar  diperlukan  agar  suasana  belajar-mengajar  di  kelas
                            menjadi semakin menarik, hidup, dan menyenangkan. Ada 3 jenis variasi

                            mengajar, yaitu:
                            1)  variasi dalam gaya mengajar;
                            2)  variasi dalam penggunaan media dan bahan pengajaran;

                            3)  variasi dalam interaksi kegiatan peserta didik.


                            Variasi  dalam  gaya  mengajar,  misalnya  guru  perlu  melakukan
                            pengaturan  suara,  sehingga  jelas,  enak  didengar,  dan  penggunaan

                            intonasi  yang  tepat.  Selain  itu,  guru  harus  berani  mengadakan  kontak
                            pandang  secara  wajar  dengan  para  peserta  didik,  posisi  guru  jangan
                            terpaku  di  satu  tempat,  perlu  ada  gerakan  kepala  yang  wajar,  ekspresi

                            wajah atau anggota tubuh yang proporsional, wajar, dan efektif. Ciptakan
                            sekali  tempo  kesenyapan  yang  disengaja  untuk  menarik  perhatian

                            peserta didik.


                            Variasi  dalam  penggunaan  media  dan  bahan  pengajaran,  misalnya
                            guru  perlu  menggunakan chart, alat-alat  matematika  seperti  penggaris
                            atau  jangka,  guru  juga  perlu  memanfaatkan  alat  peraga,  kapur/spidol

                            warna, OHP, LCD dan komputer, dan sebagainya.


                            Variasi  dalam  interaksi  kegiatan  peserta  didik,  misalnya  guru  pada
                            satu saat menerapkan model pembelajaran problem posing, satu saat lagi

                            dengan mind mapping, pengajaran berbalik, NHT, dan sebagainya. Intinya,
                            agar peserta didik tidak merasa senang, efektif, dan tidak bosan.




           36
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55