Page 57 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 57

Modul Pelatihan Matematika SMA


                           2.  Kegiatan Pembelajaran Matematika untuk Keperluan Pembuatan

                           Karya Ilmiah.


                           Uraian berikut ini tidak dimaksudkan untuk memberikan cara  membuat suatu
                           Karya  Ilmiah. Karya  Ilmiah tersebut  misalnya  cara  membuat  laporan  kegiatan

                           Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Karya Ilmiah yang lain, misalnya membuat
                           Artikel  untuk  dapat  dimuat  dalam  suatu  Jurnal  Ilmiah. Jadi, uraian  ini  lebih
                           dimaksudkan    sebagai  suatu  pengantar  untuk  mengkaji  persiapan  guru

                           matematika SMA jika akan melaksanakan suatu kegiatan pembelajaran, namun
                           juga sekaligus kegiatan pembelajaran tersebut akan dipakai sebagai dasar untuk

                           menyusun suatu Artkel atau melaksanakan PTK.

                           Perhatikan contoh-contoh judul Artikel yang dapat di-publish atau dimuat dalam
                           suatu Jurnal.

                           1) Aplikasi  Model  Pembelajaran  TAI  melalui  Pendekatan  Saintifik  untuk
                               Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X dalam Materi Pokok Logaritma.
                           2) Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X-a dalam Materi Pokok Matriks

                               Melalui Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw.
                           3) Tracing  Competence  of  Mathematics  Learning  of  the  Extraordinary  School

                               Teacher’s  at  Semarang  that  Characterized  Literacy  through  Scientific
                               Approach.

                           Contoh-contoh judul di atas, merupakan contoh judul artikel untuk dimasukkan

                           ke jurnal nasional/internasional atau untuk judul PTK. Biasanya, PTK dikenakan
                           pada kelas tertentu.

                           Dari contoh judul-judul di atas, dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut.

                           1) Model-model  pembelajaran  dapat  kita  jadikan  modal  utama  dalam
                               melaksanakan PTK atau menulis artikel.

                           2) Model-model pembelajaran tidak akan punya arti apa-apa jika guru “tidak
                               pandai” mengajar.

                           3) Guru  perlu  memiliki  cara  khusus  untuk  mengamati  apakah  model
                               pembelajaran yang dilaksanakannya efektif ataukah tidak.
                           4) Guru  dapat  menggabungkan  beberapa  model  pembelajaran  dalam  sebuah

                               kegiatan pembelajaran.



                                                                                                            43
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62