Page 22 - e-Modul PPKn 7nanadiklat
P. 22

berikut:
                     1)  Adanya  pembagian  daerah  otonom  yang  bersifat  berjenjang  (provinsi  dan
                         kabupaten/kota).
                     2)  Daerah otonom mengatur dan mengurus urusan pemerintahan menurut asas otonomi
                         dan tugas pembantuan.
                     3)  Secara eksplisit tidak disinggung fhengenai asas dekonsentrasi.
                     4)  Pemerintah  daerah  otonom  memiliki  DPRD  yang  anggota-anggotanya  dipilih  secara
                         demokratis.
                     5)  Kepala daerah dipilih secara demokratis.

                     6)  Pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintahan
                         yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat.
                     Adapun bunyi Pasal 18A Ayat (1) dan Ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
                     Amendemen sebagai berikut:
                     1)  Ayat  (1)  “Hubungan  wewenang  antara  pemerintah  pusat  dan  pemerintahan  daerah
                         provinsi, kabupaten, dan kota atau antara provinsi dan kabupaten dan kota, diatur dengan
                         undang-undang dengan memerhatikan kekhususan dan keragaman daerah.”
                     2)  Ayat (2) “Hubungan keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan sumber daya alam, dan
                         sumber  daya  lainnya  antara  pemerintah  pusat  dan  pemerintahan  daerah  diatur  dan

                         dilaksanakan secara adil dan selaras berdasarkan undang-undang.”
                     Adapun bunyi Pasal 18B Ayat (1) dan Ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 Amendemen sebagai
                     berikut.
                     1)  Ayat (1) “Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang
                        bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang-undang.”
                     2)  Ayat  (2)  “Negara  mengakui  dan  menghormati  kesatuan-kesatuan  masyarakat  hukum,
                        adat,  beserta  hak-hak  tradisionalnya  sepanjang  masih  hidup  dan  sesuai  dengan
                        perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur
                        dalam undang-undang.”
                     Berdasarkan Pasal 18 Ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 Amendemen bahwa negara kesatuan

                     yang  dianut  adalah  negara  kesatuan  dengs  sistem  desentralisasi.  Desentralisasi  adalah
                     penyerahan wewenai pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom dalam
                     kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam hal pemerintah daerah menjalankan
                     otonomi  untuk  mengatur  dan  mengurus  rumah  tangganya  sendiri  seluas-luasnya,  kecuali
                     urusan  pemerintahan  yang  oleh  undang-undang  ditentukan  sebagai  urusan  pemerintah
                     pusat.

                  b.  Pengertian otonomi daerah
                     Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 jo UU No. 2 Tahun 2015 dan UU No. 9

                     Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah bahwa otonomi daerah adalah hak, wewenang
                     dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan
                     dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.
                     Otonomi daerah dimaksudkan agar kepentingan umum suatu daerah dapat diurus lebih baik
                     dengan mengingat sifat atau keadaan daerah yang mempunyai kekuasaan sendiri-sendiri.
                     Kesempatan yang diperoleh rakyat dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai berikut.
                     1)  Untuk memajukan daerahnya.

           Modul PPKn Kelas VII Smt. Genap                                                      22
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27