Page 43 - BUKU GABUNGAN revisi 17.11.24_Neat
P. 43
Fisika Modern Terintegrasi Etnosains
Efek ini dapat menyebabkan situasi paradoksal ketika Bob dan Alice
bertemu kembali. Misalnya, jika Bob melakukan perjalanan yang cukup jauh dan
kembali ke Bumi, dia mungkin menemukan bahwa meskipun waktu yang berlalu
bagi dirinya singkat, Alice telah menjadi lebih tua darinya karena waktu yang
berlalu di Bumi lebih cepat daripada di dalam pesawat Bob.
Paradoks ini menyoroti sifat relatif waktu dan ruang dalam teori relativitas,
dan bagaimana fenomena ini dapat menghasilkan konsekuensi yang
bertentangan dengan intuisi kita tentang waktu dan ruang yang absolut.
Meskipun disebut paradoks, ini sesungguhnya konsisten dengan prinsip-prinsip
teori relativitas khusus dan telah diuji secara eksperimental dengan banyak cara
yang memperkuat validitas teori.
2.2.3.3 Kontraksi Panjang (Panjang Relatif)
Kontraksi panjang, atau panjang relatif, adalah fenomena dalam teori
relativitas khusus yang menyatakan bahwa panjang suatu benda dalam arah
geraknya akan terlihat lebih pendek bagi pengamat yang bergerak relatif
terhadap benda tersebut.
Misalkan ada sebuah benda yang diam relatif terhadap suatu pengamat.
Saat pengamat yang diam ini melihat benda tersebut, panjangnya akan tampak
seperti yang diukur secara konvensional. Namun, ketika benda tersebut mulai
bergerak dengan kecepatan tinggi relatif terhadap pengamat, maka panjangnya
akan terlihat lebih pendek bagi pengamat yang bergerak. Kontraksi panjang ini
merupakan hasil dari dilatasi waktu dalam teori relativitas. Ketika sebuah benda
bergerak dengan kecepatan yang cukup tinggi, waktu yang dialami oleh titik-titik
di dalam benda tersebut akan melambat relatif terhadap waktu di luar benda.
Akibatnya, pengamat yang bergerak akan melihat benda tersebut "mengalami"
waktu yang lebih sedikit selama perjalanan, sehingga panjangnya terlihat lebih
pendek.
37