Page 40 - BUKU GABUNGAN revisi 17.11.24_Neat
P. 40
Fisika Modern Terintegrasi Etnosains
2
∆ − 2 ( − )
0
′
∆ = 2.1
2
√1−( )
2
Namun karena pengamat O menetapkan bahwa kedua kejadian tersebut
berlangsung di tempat yang yang sama, maka − = 0 (Khare, n.d.: 15).
Sehingga dari rumus 1 diperoleh:
′
∆ = ∆ 0 atau bisa ditulis = ∆ 0 2.2
2 2
√1−( ) √1−( )
2 2
Keterangan:
′
∆ :
∆ :
0
:
: ℎ
Karena nilai γ (faktor Lorentz) selalu lebih besar dari 1, persamaan t' = γt
menunjukkan bahwa selang waktu yang diukur oleh pengamat yang bergerak
(t') selalu lebih panjang daripada selang waktu yang diukur oleh pengamat diam
(t). Hal inilah yang disebut dengan pengembungan waktu atau dilatasi waktu
(Singh, 2008: 17)
Semakin besar kecepatan pengamat yang bergerak, semakin besar pula
nilai γ, dan semakin besar pula efek pengembungan waktu. Pada kecepatan
yang mendekati kecepatan cahaya, nilai γ mendekati tak hingga, dan waktu bagi
pengamat yang bergerak akan hampir berhenti dibandingkan dengan pengamat
diam.
Efek dilatasi waktu ini telah dibuktikan secara eksperimen dengan
berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan jam atom. Pada
tahun 1971, Hafele dan Keating melakukan eksperimen dengan membawa jam
atom keliling dunia dengan pesawat terbang. Ketika jam mereka dibandingkan
dengan jam atom yang diam di Bumi, mereka menemukan bahwa jam yang
34