Page 38 - BUKU GABUNGAN revisi 17.11.24_Neat
P. 38

Fisika Modern Terintegrasi Etnosains






















         Gambar 2. 1 (a) Dua petir menyambar ujung dari gerbong bergerak, (b) ke kiri perjalanan
                                                   ’
             sinyal Cahaya sudah melewati O , tetapi sinyal ke arah kanan belum mencapai O                 ’
               Sinyal-sinyal cahaya yang dipancarkan dari titik A dan B pada saat kilatan

        petir mencapai pengamat O pada waktu yang sama, sebagaimana ditunjukkan

        dalam  gambar  2.1b.  Pengamat  ini  menyadari  bahwa  sinyal-sinyal  tersebut

        bergerak  dengan  kecepatan  yang  sama  dan  menempuh  jarak  yang  sama,


        sehingga dengan yakin menyimpulkan bahwa kejadian A dan B terjadi secara

        bersamaan.  Sekarang,  mari  kita  perhatikan  kejadian  yang  sama  dari  sudut

        pandang  pengamat  O’.  Setelah  sinyal  mencapai  pengamat  O,  pengamat  O’

        telah bergerak seperti yang ditunjukkan dalam gambar b. Oleh karena itu, sinyal

        dari titik B’ telah tiba di lokasi pengamat O’ pada saat pengamat O’ melihat sinyal


        dari titik A’. Menurut Einstein, kedua pengamat pasti menemukan bahwa cahaya

        merambat  dengan  kecepatan  yang  sama.  Dengan  demikian,  pengamat  O’

        menyimpulkan  bahwa  kilatnya  menyambar  bagian  depan  gerbong  sebelum

        menyambar bagian belakangnya (Jewett, 2010: 226).


               Eksperimen pemikiran ini dengan jelas menunjukkan bahwa dua kejadian

        yang  terlihat  terjadi  serentak  bagi  pengamat  O,  tidak  terlihat  serentak  bagi

        pengamat O’. Dengan kata lain, kejadian yang terjadi secara serentak dalam

        satu kerangka acuan tidak selalu terjadi secara serentak dalam kerangka acuan


        yang bergerak relatif terhadapnya. Artinya, keserentakan bukanlah konsep yang

        mutlak, melainkan bergantung pada kecepatan relatif dari pengamatnya.



                                                                                                              32
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43