Page 36 - PETUALANGAN JINGGA DAN DIGI
P. 36

“Yaudah atuh ya, bapak tinggal dulu, Neng, tunggu aja dulu di
            sini  sampai  nanti  jam  1,”  sambil  beralih  meninggalkan  Jingga
            sendiri di kelas.
                 Sambil  menunggu  Jingga  pun  mulai  berkeliling  kelas  sambil
            membuka salah satu atau mungkin beberapa buku yang terdapat di
            pojok  baca,  dengan  sedikit  rasa  bosan  yang  mulai  menghampiri.
            Tertarik  ia  pada  salah  satu  buku  yang  terdapat  di  pojok  baca
            tersebut, dibacanya dalam hati sambil ia teringat akan sesuatu.
                 “Heyyy,  Digi  mau  ke  mana?  Pelan-pelan  kali,”  ucap  Jingga
            dengan sedikit terkekeh tawa.
                 “Udah minumnya pelan-pelan, kaya dikejar apa aja, keselek tau
            hihihi.”
                 “Sutsss, yang penting aku udah challenge,” jawab Digi.
                 “Lagian aku laper tau, ehhh ada kripik lada ini biar kaya yang
            di  youtube  yang  aku  tonton,  challenge  makan  lada,  keren  tau  aku
            litanya,” tambah Digi.
                 “Yaa,  tapi  gak  usah  buru-buru  gitu  juga  kali,  kek  kamu  takut
            ketinggalan apa ajah, nahkan sekarang jadi gini,” jawab lagi Jingga
            sembari memberikan segelas air putih pada Digi.
                 “Ini kenapa Nak?”  tanya ibu kepada Jingga.
                 “Ini  loh  Bu,  Digi  katanya  lapar  eh  dia  liat  kripik  lada  ini
            makannya cepet banget,” jawab Jingga sambil sedikit tertawa.
                 Digi pun dengan sedikit terbatuk dan meminum air putih yang
            diberikan oleh Jingga, setelah merasa sedikit lega Diga pun hendak
            melanjutkan  kegiatan  makan  keripik  yang  sebelumnya  sempat
            terhenti dengan insiden tersedak, dan saat ingin melahap lagi tiba-
            tiba terhenti.
                 “Eh udah Jingga Digi, makan itunya nanti lagi sakit perut nanti,
            sekarang kita makan yukk sudah ibu siapkan nasi sama lauk di meja
            makan, kita makan yuk,” Ibu datang menghampiri.
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41