Page 26 - Modul Konteks Keislaman_Tasya Salsabila
P. 26

Apakah untuk menghitung deret aritmetika hanya bisa dengan menjumlahkan suku-suku
               barisan  aritmetika  yang  berurutan  secara  manual?  Bagaimana  jika  suku  dari  barisan
               aritmetika yang ada sebanyak 100 suku, apakah kamu akan menjumlahkannya satu persatu
               suku tersebut?


                   Tentu tidak! Selain ketelitian, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perhitungan
               tersebut  juga  cukup  lama  sehingga  perhitungan  manual  dalam  deret  aritmetika  tidaklah
               efektif.  Lalu  bagaimana  kamu  dapat  menyelesaikan  permasalahan  deret  aritmetika  yang
               memiliki banyak suku?




                   AKTIVITAS PESERTA DIDIK 2

                   Mari kita temukan rumus umumnya! Perhatikan uraian berikut ini.

                   Jika U 1, U 2, U 3, …, Un merupakan suatu barisan bilangan aritmetika maka U 1 + U 2 +
                   U 3 + … + Un adalah deret aritmetika dengan Un = a + (n-1).b


                   Rumus umum untuk menentukan jumlah n suku pertama dari deret aritmetika dapat
                   diturunkan  sebagai  berikut.  Bantulah  dengan  melengkapi  titik-titik  yang
                   berwarna biru di bawah ini.

                   Misalkan Sn merupakan notasi dari jumlah n suku pertama.

                   Sn = U 1 + U 2 + U 3 + … + U n

                   Sn = a + (… + …) + (… + …) + … + (a + (n-1).b) ……….(1)

                   Persamaaan 1) diubah menjadi


                   Sn = (a + (n-1).b) + ….+ (… + …) + (… + …) + a ……….(2)

                   Dengan menjumlahkan persamaan (1) dan (2) diperoleh:

                   2Sn = 2a + (n-1).b + 2a + (n-1).b + 2a + (n-1).b + … + 2a + (n-1).b

                   2Sn = n(2a + (n-1).b)


                   Sn =   …(2… + (… -1).b)







            MODUL BARISAN DAN DERET                                                                  18
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31