Page 45 - E MODUL Pastry Bakery Kelas XI
P. 45
dihasilkan tidak panas lagi, karena pengemasan dalam keadaan panas akan
meyebabkan kerusakan pada roti menjadi lebih cepat. Pengemasan yang baik
akan melindungi roti dari kontaminasi, masuknya semut dan kerusakan mekanis.
F. TEKNIK PEMBUATAN ROTI
Proses pembuatan roti ada 2 tahap, yaitu:
1. Teknik Manual / Pembuatan roti dengan menggunakan tangan
Pembuatan roti dengan menggunakan tangan terdapat teknik pembuatan baku yang
harus diikuti untuk menghasilkan produk roti yang baik, bahkan selama proses
pencampuran berlangsung dibutuhkan tingkat ketelitian yang berbeda. Pada salah satu
resep, untuk proses pencampuran bahan, seluruh bahan dicampurkan secara
bersamaan dan pada temperatur adonan harus diuleni. Menguleni adonan merupakan
teknik dalam pembuatan roti. Menguleni ini merupakan factor yang penting karena
gluten yang terkandung dalam tepung pada saat dicampurkan dengan bahan lain
secara bersamaan akan menjadi elastis sehingga membantu adonan membentuk dan
mengembang. Adonan harus diuleni di atas meja yang telah diberi tepung sebelumnya.
Apabila adonan terlalu lembut atau lembek, tambahkan tepung lalu uleni kembali
sampai adonan tampak mengkilat dan terasa elastis. Hati-hati saat menguleni, jangan
dilakukan terlalu keras. Setelah adonan selesai diuleni, tempatkan adonan di atas kom
yang telah diolesi minyak / butter. Olesi adonan yang telah dibentuk bulat dengan
minyak. Setelah itu tutup wadah menggunakan lap atau plastik lalu simpan kom berisi
adonan ini pada tempat bertemperatur hangat. Biarkan adonan mengembang (reaksi
pengembangan ragi ditentukan oleh gluten yang terkandung dalam tepung) sampai
berukuran 2 kali lipat dari bentuk semula. Proses pengembangan ini biasanya
memakan waktu sampai 1 jam. Setelah adonan mengembang, maka adonan harus
“ditinju” untuk mengeluarkan gas yang terdapat dalam adonan lalu diuleni kembali
sebentar. Masukkan kembali adonan kom tadi untuk proses pengembangan
selanjutnya atau kita dapat langsung membentuknya dengan bentuk persegi panjang
atau bentuk bulat kembali tempatkan di atas Loyang yang telah diolesi margarin
tergantunng dari resep yang digunakan. Adonan yang telah ditempatkan di loyang
harus dibiarkan selama ½ jam atau lebih. Sementara menunggu adonan mengembang,
panaskan oven sampai mencapai suhu yng dikehendaki. Setelah adonan mengembang
dengan sempurna, masukkan adonan matang, maka saat roti berbentuk loaves ini
ditepu dengan jari pada bagian atasnya akan terasa seperti lebih kosong.
41