Page 23 - EBOOK ZAINI AHMAD DAHLAN
P. 23
PEBI4525/MODUL 1 1.23
C. PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN PERILAKU SEKSUAL
Pasti Anda mengetahui bahwa tidak ada manusia yang secara alami
melakukan pembuahan secara eksternal. Manusia akan melakukan
pembuahan secara internal melalui hubungan kelamin. Hubungan kelamin
tersebut selain untuk memenuhi salah satu kebutuhan biologis juga dengan
harapan dapat memperoleh keturunan. Untuk memenuhi kebutuhan biologis
melalui perilaku seksual pada kenyataannya sering terjadi penyimpangan-
penyimpangan tersebut, di antaranya sebagai berikut.
1. Sadismus, yaitu orang yang mencapai kepuasan seksual dengan cara
menyakiti, menghina, atau menyiksa orang lain.
2. Homoseksual yaitu laki-laki yang memiliki hasrat seksual atau
melakukan hubungan kelamin dengan jenis kelamin yang sama. Bila
hubungan kelaminnya dilakukan melalui anus disebut sodomi. Bila
perilaku ini terjadi pada sesama wanita disebut lesbian. Namun, bila
perilaku seksual ini terjadi antara manusia dengan binatang maka
keadaan ini disebut bestialiti.
3. Masochismus, suatu kelainan yang mirip dengan sadismus, namun
pada masochismus ini selain orang tersebut memperoleh kepuasan
seksual dengan melihat penderitaan fisik maupun mental orang lain juga
melalui penderitaan dirinya sendiri.
4. Masturbasi, suatu pencapaian kepuasan seksual melalui rangsangan
genital baik dengan tangan atau dengan cara mekanik lainnya.
D. MACAM-MACAM PENYAKIT SEKSUAL
Istilah mengenai penyakit seksual umumnya dipakai untuk sekelompok
penyakit yang dapat disebarkan melalui hubungan kelamin. Kelompok
penyakit tersebut secara umum meliputi penyakit venereal (Venereal
Daesese) seperti gonorrhoea, syphilis, herpes genitalia, dan beberapa
penyakit lainnya yang dapat ditularkan secara seksual.
Namun, sekarang ini sesungguhnya masih banyak penyakit-penyakit
kelamin atau penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan kelamin
sebagai contoh radang saluran urethra yang bukan gonorrhoea, kutil pada
kelamin (verucca accuminata), trichomoniasis, dan sebagainya.
Penyakit-penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan kelamin
ternyata tidak hanya terbatas pada 5 penyakit umum saja (syphilis,