Page 40 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 40

c.  Kurangnya cinta dan perhatian serta memberikan terlalu banyak
                   kebebasan kepada anak.

                d.  Penggunaan  hukuman  fisik  dan  kekerasan  mental  seperti
                   bullying. Orang tua mungkin juga menjadi terlalu permisif atau
                   tidak  menyadari bahwa anak  mereka terlibat  dalam  perilaku
                   bullying. Orang tua juga dapat gagal mengembangkan empati,
                   kesopanan, kebaikan, dan kualitas penting lainnya pada anak-
                   anak mereka.

                   Keluarga  memiliki  peran  utama  dan  signifikan  dalam
             pertumbuhan  dan perkembangan anak.  Oleh karena itu, peran
             dan aktivitas keluarga  memiliki  tanggung  jawab  penting  terhadap
             pertumbuhan dan perkembangan anak. Pertanyaan mengenai peran
             dan aktivitas orang tua dalam pertumbuhan dan perkembangan anak
             juga  berhubungan  dengan  pola  asuh yang  diberikan  kepada  anak.
             Baumrind  (P.H.  Mussen  1994,  399)  mengklasifikasikan  pola  asuh
             menjadi tiga kategori, yaitu otoritatif, permisif, dan demokratis.

                a.  Pola asuh otoriter
                   Pola asuh ini menerapkan pendekatan yang dominan, di mana
                   aturan yang ditetapkan oleh orang tua harus diikuti oleh anak.
                   Pendekatan ini sering kali tidak memperhatikan hak dan
                   keinginan anak. Anak-anak cenderung dipandang sebagai objek
                   yang harus patuh dan taat pada aturan yang ditetapkan. Kegagalan
                   dianggap sebagai kegagalan pribadi. Pola asuh ini ditandai dengan
                   pembatasan yang diberikan kepada anak, penekanan pada
                   hukuman, dorongan untuk mengikuti aturan yang ditentukan,
                   dan jarangnya pujian yang diberikan oleh orang tua. Dalam
                   konteks ini, anak seringkali memiliki banyak kekhawatiran jika
                   tidak memenuhi harapan orang tua dalam berbagai aktivitas,
                   sehingga anak kesulitan mengembangkan kreativitasnya sendiri.
                   Hubungan orang tua-anak yang dibangun dalam pola asuh ini
                   cenderung menjaga jarak antara anak dan orang tua.

                b.  Pola asuh permisif

                   Pola asuh ini memiliki pendekatan yang sangat berbeda dengan
                   model otoritatif yang telah dijelaskan sebelumnya. Pendekatan

                                                     Pendidikan Anti Bullying  31
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45