Page 41 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 41

permisif  dapat  diartikan sebagai pendekatan  di  mana orang
                 tua cenderung mengizinkan atau membiarkan anak melakukan
                 apa  pun  yang  mereka  inginkan.  Model  ini ditandai  dengan
                 keterlibatan orang tua yang kurang serta kurangnya pengaturan
                 dan batasan yang jelas terhadap perilaku anak.  Orang tua
                 dalam  pola  asuh ini cenderung memberikan  kebebasan  yang
                 berlebihan kepada anak dan kurang mengajarkan aturan-aturan
                 atau konsekuensi yang jelas terkait perilaku. Dalam konteks ini,
                 anak seringkali memiliki keleluasaan yang tinggi namun kurang
                 mendapatkan  arahan  atau  pengawasan  yang  memadai dari
                 orang tua.

              c.  Pola asuh demokratis
                 Pola asuh ini mengadopsi pendekatan rasional dan demokratis.
                 Orang tua dalam pola asuh ini sangat memperhatikan kebutuhan
                 anak  dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan  tersebut
                 berdasarkan kebutuhan yang realistis dan sesuai dengan minat
                 anak.  Mereka tidak hanya memenuhi  keinginan anak secara
                 langsung, tetapi juga berupaya untuk mengajarkan kepada anak
                 tentang kebutuhan penting dalam kehidupannya. Dalam konteks
                 ini, orang tua berperan sebagai panduan yang membantu anak
                 memahami pentingnya memenuhi  kebutuhan  penting seperti
                 pendidikan,  kesehatan, dan tanggung  jawab  sosial. Orang  tua
                 juga mendorong anak  untuk  mengembangkan kemandirian,
                 berpikir  kritis, dan mengambil  keputusan  yang baik  dalam
                 kehidupannya.
                 Dalam hal ini, faktor keluarga memiliki peran signifikan dalam
           menyebabkan siswa generasi milenial menjadi pelaku bullying. Salah
           satu penyebabnya adalah  kurangnya kasih  sayang dan perhatian
           yang  diberikan  oleh keluarga,  terutama  keluarga pelaku bullying.
           Ini  menjadi penting  karena  pada  usia  tersebut,  seorang  remaja
           seharusnya sudah  memiliki pemahaman yang lebih baik  dan tidak
           menjadi pelaku  bullying.  Selain  itu,  para  korban  bullying  pada  usia
           ini juga membutuhkan perhatian khusus karena mereka lebih rentan
           terhadap  pengaruh negatif.  Selain  itu,  suasana  rumah yang  tidak
           harmonis juga dapat menciptakan lingkungan yang negatif bagi anak.


             32     Pendidikan Anti Bullying
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46