Page 46 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 46
mengungkapkan, dan mengelola emosi mereka dengan baik. Ini dapat
disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengalaman trauma, tekanan
sosial, atau kurangnya pemahaman tentang cara yang sehat untuk
mengatasi konflik (Suparman, 2019).
Ketika siswa tidak mampu mengelola emosi mereka dengan
baik, mereka mungkin cenderung merasakan kemarahan yang intens,
frustrasi, atau kesedihan yang mendalam. Tanpa keterampilan sosial
yang memadai untuk mengekspresikan dan menyelesaikan emosi
tersebut, mereka dapat mencari cara lain untuk melampiaskannya.
Salah satu cara yang dapat mereka pilih adalah dengan menggunakan
perilaku intimidasi atau kekerasan terhadap orang lain.
Siswa yang mengalami kesulitan mengelola emosi mungkin
merasa tidak mampu mengatasi tekanan atau konflik dalam kehidupan
mereka. Mereka mungkin merasa terancam atau tidak berdaya, dan
menggunakan perilaku bullying sebagai cara untuk mendapatkan
perasaan kekuatan atau kontrol kembali. Tindakan intimidasi atau
kekerasan dapat memberi mereka kesempatan untuk mengungkapkan
emosi negatif yang mereka rasakan, serta memenuhi kebutuhan akan
rasa pengendalian atau dominasi (Lestari, 2016).
Selain itu, kurangnya keterampilan sosial yang memadai juga
dapat memperburuk situasi. Siswa yang tidak memiliki kemampuan
untuk berkomunikasi secara efektif, memahami perspektif orang lain,
atau menyelesaikan konflik secara konstruktif, mungkin cenderung
menggunakan tindakan intimidasi atau kekerasan sebagai bentuk
komunikasi yang tidak sehat.
Penting untuk memberikan perhatian dan pendekatan yang
holistik dalam membantu siswa mengelola emosi mereka dengan
baik. Ini melibatkan pembelajaran dan pengembangan keterampilan
sosial yang memadai, seperti kemampuan mengidentifikasi dan
mengartikulasikan emosi, menyelesaikan konflik secara damai,
serta memahami dan menghormati perspektif orang lain. Dengan
memberikan siswa alat dan dukungan yang diperlukan untuk
mengatasi emosi dan konflik dengan cara yang sehat, dapat mengurangi
kemungkinan terjadinya perilaku bullying.
Pendidikan Anti Bullying 37