Page 51 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 51

yang  dianggap  lemah.  Sehingga  menimbulkan  kekhawatiran      bagi
           para orang  tua terhadap putra-putrinya yang dititipkan dalam sebuah
           lembaga pendidikan.

                 Perilaku bullying terjadi  karena ketidakseimbangan antara
           aspek  sosial  dan  fisik  antara  individu,  sehingga  penting  bagi
           pemerintah, pendidik, dan orang  tua  untuk  memberikan perhatian
           khusus terhadap perilaku kekerasan tersebut (Zakariyah, 2018).

                 Peran  guru sangat  penting untuk  meminimalisir terjadinya
           praktek-praktek bullying di sekolah,  yaitu  dengan mengedukasi
           siswa tentang  perbuatan-perbuatan apa saja yang tergolong dalam
           perilaku bullying. Bukan tidak mungkin perbuatan-perbuatan  yang
           dilakukan  siswa terhadap teman sebayanya baik  yang  disengaja
           maupun  tidak  disengaja  itu termasuk perilaku bullying akan tetapi
           siswa tadi melakukan karena ketidaktahuannya. Dan perilaku bullying
           merupakan perbuatan yang melanggar Hak  Asasi Manusia (HAM).

                 Perilaku bullying merupakan tindakan agresif  yang  bertujuan
           untuk  menyakiti  orang  lain secara  berulang  dan berkelanjutan
           dalam  hubungan interpersonal,  dengan adanya ketidakseimbangan
           kekuatan, meskipun tanpa adanya provokasi yang jelas (Faizah, 2017).
           Dalam kajian yang dilakukan oleh Djuwita (Masdin, 2013), terdapat
           berbagai bentuk perilaku pemaksaan atau upaya untuk menyakiti baik
           secara emosional maupun fisik seseorang. Biasanya perilaku tersebut
           dilakukan oleh individu yang memiliki kekuatan  atau kekuasaan
           terhadap individu yang dianggap lebih lemah.
                 Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Yamin dan rekan-
           rekannya  (2018), terdapat  beberapa  faktor yang  menjadi latar
           belakang siswa dalam melakukan perilaku bullying, antara lain:

              1.  Faktor  sosial seperti  perbedaan kelas, masalah  ekonomi,
                 etnisitas, atau rasisme dapat menjadi latar belakang terjadinya
                 perilaku bullying. Ketika terdapat  perbedaan yang  ekstrim
                 antara individu dan suatu kelompok di mana individu tersebut
                 berada, jika tidak ditangani dengan baik oleh anggota kelompok,
                 dapat menjadi faktor pemicu terjadinya perilaku bullying.




             42     Pendidikan Anti Bullying
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56