Page 55 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 55
ada tahfidz Al-Qur’an dan seni kaligrafi. Dalam kegiatan olah raga
misalnya terdapat sepak bola, volleyball, pencak silat, karate dan lain
sebagainya. Di kepanduan terdapat kegiatan pramuka. Dan kegiatan
ekstrakurikuler lainnya yang dilaksanakan dalam sebuah lembaga.
Terdapat beberapa cara untuk menjaga lingkungan sekolah dari
perilaku bullying, antara lain :
1. Menumbuhkan empati di antara warga sekolah.
Guru memberikan pemahaman kepada para siswa bagaimana
perasaan saat menjadi korban bullying tumbuhkan empatinya.
Berdayakan setiap potensi yang ada pada siswa kearah yang
positif sehingga tumbuh kepercayaan dirinya. Aktivitas seperti
ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten. Dengan
memberikan dorongan dan semangat kepada siswa bahwa
mereka juga memiliki potensi untuk memiliki sikap, perilaku,
dan prestasi yang sama seperti teman-teman mereka yang lain.
2. Ciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Dalam menangani perilaku bullying, salah satu pendekatan
yang dapat diambil adalah menciptakan suasana kekeluargaan
di lingkungan sekolah. Guru dapat memilih beberapa siswa yang
memiliki potensi menjadi teman bagi siswa lain yang rentan
menjadi korban bullying. Sistem ini bertujuan untuk mendorong
anak-anak agar lebih terbuka dan berbagi perasaan dengan
teman sebaya mereka daripada dengan guru.
3. Ciptakan sekolah yang damai.
Sekolah yang harmonis adalah sekolah yang menciptakan
lingkungan yang kondusif untuk proses pembelajaran. Sekolah
harus dapat menjamin suasana yang nyaman dan aman bagi
semua elemen yang ada di dalamnya. Ini dapat dicapai dengan
memberikan kasih sayang, perhatian, kepercayaan, dan
kerjasama kepada semua komponen di sekolah. Keberhasilan
dapat diukur dari efektivitas proses pembelajaran, serta suasana
yang aman dan nyaman di sekolah.
46 Pendidikan Anti Bullying