Page 54 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 54
senioritas yang masih berlaku di antara siswa, contoh perilaku kurang
baik dari para guru, ketidakharmonisan di lingkungan rumah siswa,
dan karakteristik individual siswa itu sendiri.
Di sekolah, yang merupakan institusi pendidikan dengan siswa
dari berbagai latar belakang sosial yang berbeda, seringkali terjadi
tindakan olok-olok di antara mereka. Para siswa menganggap olok-
olok sebagai permainan yang lucu, seperti memberikan panggilan-
panggilan lucu kepada satu teman tertentu. Pelaku olok-olok akan
berusaha untuk mendapatkan dukungan sebanyak mungkin dari
teman-temannya. Namun, kegiatan olok-olok ini dapat menyebabkan
ketidakbahagiaan dan berdampak negatif pada siswa yang menjadi
sasaran olok-olok.
Sekolah merupakan tempat di mana guru dan siswa berinteraksi
dalam proses pembelajaran yang melibatkan hubungan timbal balik di
dalam suasana pendidikan. Interaksi antara guru dan siswa merupakan
elemen penting dalam terjadinya proses belajar mengajar. Namun,
perlu ditekankan bahwa interaksi tersebut tidak hanya berfokus
pada pemberian materi pelajaran semata, tetapi juga melibatkan
penanaman sikap dan nilai-nilai dalam diri siswa. Hal ini bertujuan
agar siswa dapat tumbuh dengan karakter yang positif, sehingga
mampu melindungi diri mereka dari sifat-sifat negatif.
Sebagai pendidik, tugas seorang guru tidak hanya terbatas
pada penyampaian materi pelajaran, tetapi juga melibatkan peran
sebagai pembimbing dan pengarah bagi siswa dalam setiap tahap
perkembangan mereka. Tujuan utama adalah membantu siswa
mencapai kemampuan optimal mereka dan mengembangkan akhlak
yang baik. Seorang guru juga diharapkan dapat membantu tumbuh
kembangnya bakat dan minat siswa, sehingga dengan tersalurkannya
bakat dan minat tadi diharapkan kecenderungan untuk melakukan
perbuatan-perbuatan yang negatif dapat diminimalisir atau bahkan
tidak sama sekali.
Kegiatan yang paling produktif bagi siswa tentunya
mengikutsertakan siswa ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sesuai
dengan bakat dan minatnya, seperti dalam kegiatan keagamaan
Pendidikan Anti Bullying 45