Page 45 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 45

Jika  lingkungan   sekolah   membenarkan      atau  bahkan
           memperkuat tindakan bullying, hal ini menciptakan norma sosial yang
           tidak menyokong keberadaan lingkungan yang aman dan bebas dari
           kekerasan.  Siswa  mungkin  merasa  bahwa  tindakan  bullying  adalah
           cara yang dapat diterima untuk menunjukkan kekuatan, mendapatkan
           perhatian,  atau  menegakkan status  sosial di antara teman-teman
           mereka. Mereka mungkin merasa terdorong untuk mengikuti tindakan
           tersebut agar tidak dianggap lemah atau dikecualikan dari kelompok
           sosial yang mereka inginkan (Jauhari, 2017).

                 Selain  itu,  pengaruh teman sebaya juga  dapat  memainkan
           peran penting dalam memperkuat norma sosial yang membenarkan
           bullying. Jika sebagian  besar teman sebaya mereka terlibat  dalam
           perilaku tersebut  atau  bahkan membenarkannya, siswa mungkin
           merasa tekanan untuk mengikuti arus dan menunjukkan konformitas
           terhadap norma sosial yang ada.

                 Penting untuk diingat bahwa norma sosial dapat berubah dan
           dapat dipengaruhi oleh upaya kolektif untuk mengubah persepsi dan
           sikap terhadap bullying. Dalam lingkungan sekolah yang peduli dan
           proaktif, norma sosial  yang menyokong sikap empati, penghargaan
           terhadap keberagaman,  dan penolakan  terhadap kekerasan  dapat
           ditanamkan. Melalui program pendidikan yang mengedukasi tentang
           dampak negatif bullying, mempromosikan hubungan yang sehat dan
           membangun  keterampilan  sosial yang positif,  norma sosial yang
           melawan bullying dapat diperkuat.
                 Dengan mengubah norma sosial yang membenarkan bullying,
           siswa akan  merasa didukung  untuk  melaporkan kasus bullying,
           mendukung korban, dan mengambil peran aktif dalam mencegah dan
           menghentikan tindakan tersebut. Hal ini akan menciptakan lingkungan
           sekolah yang lebih aman,  inklusif, dan mendukung perkembangan
           positif siswa.

           5.  Faktor Individu

           Kesulitan dalam mengelola emosi merupakan salah satu faktor penting
           yang  dapat  mempengaruhi terjadinya  perilaku  bullying  pada  siswa.
           Beberapa siswa mungkin mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi,

             36     Pendidikan Anti Bullying
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50