Page 351 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 351
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
PENELUSURAN KEAMANAN DAN KEHALALAN RANTAI PASOK DAGING
AYAM BROILER (STUDI KASUS PADA PETERNAKAN INTI PLASMA X-PS DAN
PEMOTONG AYAM)
1)
2)
Falta Umi Rosyidah , Sucipto , Novita Dewi Kristanti 3)
1) Alumni Jurusan Teknologi Industri Pertanian - Fakultas Teknologi Pertanian, UB
2) Staf Pengajar Jurusan Teknologi Industri Pertanian - Fakultas Teknologi Pertanian, UB
Jl. Veteran No. 1 Malang 65145
3) Staf Pengajar Jurusan Penyuluhan Peternakan - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang
Jl. Dr. Cipto No. 144A, Bedali Lawang
Korespondensi Penulis: Falta Umi Rosyidah, faltarosyid@gmail.com
Abstrak
Pangsa pasar produk halal terus meningkat. Hal ini menjadi peluang dan tantangan bagi produsen
untuk memenuhi kebutuhan produk halal, termasuk komoditas daging ayam. Berbagai kasus pangan
haram masih marak terjadi. Peternakan dan pemotong ayam sebagai salah satu pelaku rantai pasok
daging ayam memiliki peran penting menghasilkan daging ayam aman dan halal. Tujuan penelitian ini
adalah mengidentifikasi penerapan aspek keamanan dan kehalalan produksi daging ayam di
peternakan dan tempat pemotongan ayam di Malang. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif.
Penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling, yaitu di 5 peternakan inti
plasma X-PS dan 3 tempat pemotongan ayam di Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kelayakan teknis dan penerapan aspek keamanan di X-PS berdasar Permentan Nomor
31/Permentan/OT.140/2/2014 tentang Pedoman Budi Daya Ayam Pedaging yang Baik belum
sepenuhnya sesuai yaitu pada aspek sanitasi higienis yang belum diterapkan secara tepat. Kelayakan
teknis dan penerapan keamanan pangan berdasarkan SNI RPU (01-6160-1999) dan NKV di RPA X
dan Y tidak memenuhi standar. RPA X dan Y tidak menerapkan produksi halal pada aspek manajemen
dan teknis secara terintegrasi, termasuk tidak terpenuhinya SJH. Kelayakan dan penerapan keamanan
pangan di RPA Z memenuhi standar SNI RPU dan NKV. RPA Z menerapkan operasional halal pada
aspek manajemen dan teknis, memiliki jaminan kehalalan pangan, dan menerapkan SJH. Adanya
ketidaksesuaian penerapan keamanan dan kehalalan pangan pada salah satu rantai pasok berakibat
pada mutu dan status kehalalan daging ayam. Penerapan sistem jaminan keamanan dan kehalalan
urgen bagi rantai pasok daging ayam dan stakeholder untuk menjamin produksi daging ayam yang
aman dan halal.
Kata kunci: Keamanan dan Kehalalan, Nomor Kontrol Veteriner, Rantai Pasok, Sistem Jaminan
Halal
1. Pendahuluan
Seiring peningkatan taraf pendidikan dan jumlah konsumen muslim, pangsa pasar
produk halal terus meningkat. Peningkatan ini menjadi peluang dan tantangan bagi produsen
untuk memenuhi kebutuhan produk halal (Tieman et al., 2013). Daging ayam merupakan
komoditas hewani yang memiliki titik kritis halal dan menjadi kebutuhan penting bagi
masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Menurut Sari dan Agustin (2015) saat ini
banyak ditemukan berbagai kasus bangkai daging ayam di Indonesia. Peternakan dan
pemotongan ayam sebagai pelaku rantai pasok daging ayam memiliki peran penting
menghasilkan daging ayam yang aman dan halal. Identifikasi keamanan dan kehalalan pangan
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 340

