Page 356 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 356
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
Keterangan : HCP = Halal Control Point
Gambar 2 Diagram alir produksi di RPA
Terdapat beberapa proses yang berpengaruh pada aspek keamanan dan kehalalan
daging ayam mulai dari seleksi hingga pengiriman konsumen. Kriteria ayam potong layak
sembelih yaitu sehat, gerak aktif, lincah, mata dan muka cerah, tidak ada gejala mengorok,
dan anus bersih (Anonim, 2012). Seleksi ayam potong RPA X dan Y berdasarkan pengamatan
visual oleh petugas seleksi dengan kriteria yaitu ayam hidup, sehat, tidak cacat dan bobot.
Seleksi RPA Z berdasarkan penilaian kriteria manajemen peternakan dan kondisi fisik ayam
sesuai standar RPA Z. Hal ini sesuai dengan kriteria ayam sembelihan.
Pengistirahatan merupakan salah satu penerapan aspek kesejahteraan hewan (Anonim,
2012). Ayam di RPA X dan Y diistirahatkan di kandang selama ± 12 jam. RPA Z hanya
mendiamkan ayam ±30 menit sebelum dimulai proses penyembelihan. Menurut Apriyantono
(2003) penyembelihan ayam memiliki beberapa syarat terkait binatang yang disembelih,
tatacara menyembelih, alat yang digunakan, serta syarat penyembelih agar menghasilkan
daging halal. Penyembelihan di RPA X dan Y secara manual. Penyembelihan di RPA Z
bertipe hanging menggunakan sackle yang didahului pemingsanan ayam.
Identifikasi titik kritis kehalalan pada teknik penyembelihan RPA X, Y, Z dengan
mengamati hasil sembelihan pada sampel karkas untuk diamati ciri fisik kematian sempurna.
RPA X dan Y tidak memiliki standar dan instruksi kerja penyembelihan. RPA Z menerapkan
standar operasional setiap proses termasuk saat penyembelihan.
Ciri fisik kematian sempurna diantaranya fungsi otak telah berhenti, ditandai
hilangnya reflek pupil, reflek kelopak mata, reflek cubit (kejang) dan reflek pukul (Anonim,
2012). Untuk mengamati teknik sembelihan di RPA X, Y, Z dilakukan pengamatan hasil
sembelihan pada Gambar 3.
X Y Z
Gambar 3 Hasil sembelihan RPA
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 345

