Page 355 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 355

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

                      Penanganan  ayam  sakit  di  X-PS  dengan  perlakuan  khusus  berupa  pengobatan  oleh
               petugas kesehatan pada tahapan beresiko. Peternakan A, B, C, D memiliki kandang selektif
               untuk  menampung  ayam  sakit  dan  mencegah  penularan.  Penanganan  ayam  mati  secara
               prosedural di X-PS dengan cara ditimbun, namum aplikasi dilapang ayam mati  diberikan ke
               pihak lain.
                      Strategi  peternakan  A,  B,  C,  D  untuk  menjamin  kesehatan  ayam  adalah  pemberian
               vaksin untuk pencegahan penyakit. Jenis vaksin X-PS adalah produk pabrikasi seperti vaksin
               ND+ND Kill, vaksin gumboro, parasetamol, dan EM 4. Waktu dan dosis pemberian vaksin
               terstandar pada lembar pedoman pemberian obat ternak. Peternakan A, B, C, D melakukan
               usaha mengendalikan tikus, insekta dan unggas liar menggunakan racun tikus dan insektisida
               yang  tidak  berbahaya  bagi  ayam.  Pengendalian  unggas  liar  dengan  mencegah  unggas  lain
               memasuki area kandang.
                      Prosedur  desinfeksi  dilakukan  pada  setiap  kendaraan,  personal  dan  material  yang
               keluar masuk lokasi peternakan (Rasyaf, 2002). Penerapan desinfeksi di peternakan A, B, C,
               D yaitu penggunaan desinfektan untuk pembersihan kandang maupun peralatan secara rutin.
               Aspek higiene sanitasi diterapkan pada pekerja dan fasilitas (Farida, 2012). Peternakan A, B,
               C, D belum menerapkan higiene pekerja dan tidak memiliki peraturan baku (tertulis) terkait
               higiene personal atau pekerja. Kegiatan sanitasi fasilitas yang diterapkan oleh peternakan X-
               PS yaitu sanitasi peralatan dan fasilitas sebelum DOC datang dan setelah panen.
                      Edukasi  dan  pelatihan  pada  peternakan  plasma  dilakukan  diawal  periode  kerjasama
               maupun selama pengawasan oleh petugas  pengawas  lapang (PPL). Edukasi  juga dilakukan
               melalui standar pemeliharaan berupa borang penjadwalan pakan dan RHK (Riwayat Harian
               Kandang) sebagai pedoman.

               Identifikasi Kelayakan Teknis dan Kehalalan di Rumah Potong Ayam
                      Sistem  standarisasi  dibuat  untuk  menilai  kelayakan  industri  berdasarkan  berbagai
               aspek  kesehatan  dan  keamanan  pangan,  salah  satunya  pada  SNI  dan  NKV  untuk  menilai
               kelayakan  teknis  dan  keamanan  operasional  di  RPA  (Prastowo,  2004).  Aspek  kehalalan
               pangan disesuaikan dengan standar kehalalan  dalam  syariat  agama  Islam  yang dirumuskan
               dalam standar halal LPPOM MUI (Anonim, 2006). Identifikasi pemenuhan kehalalan aspek
               teknis di RPA X, Y, Z dapat dilihat pada Tabel 3.

               Tabel 3 Pemenuhan Kehalalan pada Aspek .Teknis di RPA
                                                             Pemenuhan aspek
                                 Proses                          kehalalan
                                                            X       Y        Z
                Teknik penyembelihan
                Alat menyembelih
                Penyembelih
                Hasil sembelihan
                Hewan yang disembelih
                Pemingsanan
                Penuntasan pengeluaran darah
               Keterangan:
                 : sesuai standar teknis penyembelihan

                      Terdapat tahapan yang menjadi titik kritis kehalalan (halal control point) pada proses
               produksi di RPA, yaitu pada tahapan penyembelihan yang meliputi hewan yang disembelih,
               teknik  penyembelihan,  penyembelih,  alat  menyembelih,  dan  pemingsanan  (jika  ada)  serta
               tahapan  penirisan  darah  yang  mempengaruhi  penuntasan  darah  dan  penyebab  kematian
               unggas. Proses produksi di RPA X, Y dan Z secara umum dapat dilihat pada Gambar 2.




                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    344








                           Penerimaan ayam hidup

                            Pengistirahatan ayam

                              Penyembelihan  HCP


                              Penirisan darah  HCP
                     Air
                   panas    Pencelupan air panas

                    Air       Pencabutan bulu  Bulu

                            Pengeluaran jeroan
                                              Air
                    Air       Pembersihan    kotor

                           Pemotongan karkas  Penyimpanan


                              Pengemasan
   350   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360