Page 360 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 360
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
manajemen halal. Tim manajemen halal RPA Z baru dibentuk dan belum dilakukan audit
internal. Audit sebatas pada peninjauan mutu dan kelancaran operasional. Kaji ulang
manajemen merupakan kajian oleh manajemen puncak untuk menilai efektifitas penerapan
SJH dan merumuskan perbaikan berkelanjutan (Anonim, 2012). Terkait belum diterapkannya
aspek kehalalan pangan secara intensif di RPA X dan Y, manajemen puncak tidak melakukan
kaji ulang manajemen. Kaji ulang RPA Z berupa evaluasi tahunan pimpinan umum tentang
pelaksanaan penjamiann mutu dan halal.
Secara umum RPA X dan Y tidak memenuhi kriteria SJH karena beberapa sebab,
diantaranya dari segi manajemen tidak ada pengaturan khusus berproduksi halal dan aspek
teknis tidak sesuai pedoman berproduksi halal. Ketidaksesuaian penerapan keamanan dan
kehalalan di salah satu anggota rantai pasok daging ayam berpengaruh pada keamanan dan
kehalalan daging ayam yang dihasilkan. Penerapan sistem jaminan keamanan dan kehalalan
urgen bagi rantai pasok daging ayam dan stakeholder untuk menjamin produksi daging ayam
yang aman dan halal.
5. Kesimpulan dan Saran
Beberapa persyaratan kelayakan dan keamanan pangan di peternakan X-PS telah
sesuai standar Permentan Nomor 31/Permentan/OT.140/2/2014. Aspek keamanan pangan di
X-PS diterapkan melalui kebijakan penyediaan produk ayam sehat sebagai dasar penerapan
aspek manajemen dan teknis pemeliharaan. Dari segi kelayakan RPA X hanya memenuhi
syarat penyimpanan sesuai SNI RPU dan tidak memenuhi seluruh aspek NKV. RPA Y tidak
memenuhi seluruh syarat SNI dan NKV. RPA X dan Y memenuhi elemen SJH pada syarat
hean yang disembelih. RPA Z memiliki jaminan keamanan dan kehalalan pangan. Seluruh
persyaratan SNI terpenuhi dan berdasar NKV tidak terpenuhi pada tenaga ahli bidang
kesmavet. Aplikasi di RPA Z sesuai 8 prinsip SJH dan tidak sesuai pada aspek kebijakan
halal, prosedur tertulis aktivitas kritis, audit internal dan kaji ulang manajemen. Penerapan
jaminan keamanan dan kehalalan pangan seharusnya dilakukan dengan pemenuhan dokumen
terkait sertifikat halal dilengkapi manual halal dan SOP halal. Pelaksanaan halal juga
didukung dengan aplikasi sesuai standar keamanan dan kehalalan pangan. Stakeholder
sebagai pihak regulator perlu mengevaluasi pelaksanaan aplikasi kebijakan serta merumuskan
strategi perbaikan aplikasi jaminan halal.
Daftar Pustaka
Anonim, 2006, Panduan Umum Sistem Jaminan Halal LPPOM–MUI. Dilihat pada 27
Nopember 2015. www.halalmui.org/222-8-SM-23.
Anonim, 2012, Pedoman Pemenuhan Kriteria Sistem Jaminan Halal di Rumah Potong
Hewan, Jakarta: Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis
Ulama Indonesia.
Apriyantono, A. J., 2003, Pedoman Produksi Halal, Jakarta, Departemen Agama Republik
Indonesia.
Farida, Y., 2012, Kajian Analisis Pola usaha Pengembangan Ayam Broiler di Kota
Banjarbaru. Jurnal Manajemen Operasional. Volume 4 (1): 6-7
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 349

