Page 369 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 369

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               Tabel 6.1. Hasil Statistic of Fit Validasi Model Perilaku Ekonomi  Rumahtangga Petani (RMSE,
                         UM, US dan UC)
                                                       Statistic of Fit
                 Variabel Endogen
                                        RMSE          UM           US           UC
                     TKPDID             0,6836        0,02        0,05         0,92
                     PKPDIT             7,4401        0,00        0,00         1,00
                      TKJGD             0,4991        0,02        0,11         0,88
                      PKJGT            42,0750        0,00        0,09         0,91
                     TKTBD              0,6909        0,00        0,26         0,74
                      PKTBT            70,3951        0,00        0,02         0,98
                       QPDI             146,6         0,00        0,00         1,00
                       QJG             15,6797        0,00        0,01         0,99
                       QTB              107,4         0,00        0,00         1,00
                      CSRLS            81,7298        0,01        0,03         0,96
                     CNSRLB             850786           0,01     0,07         0,92
               Sumber: Hasil Analisis, 2012

                      Pada  tabel  diatas  dapat  ditunjukkan  bahwa  rata-rata  seluruh  varibel  endogen  dalam
               model  mempunyai  nilai  UM  dan  US  yang  mendekati  nol  dan  nilai  UC  juga  rata-rata
               mendekati nilai satu. Sehingga dapat diartikan bahwa model ekonomi rumahtanngga dalam
               penelitian ini mempunyai daya prediksi yang baik dan model dapat menjelaskan fenomena
               aktualnya dengan baik.

               Analisis Model Pengaruh Faktor Produksi Usahatani Lahan Sawah dan Lahan Kering
                      Sesuai  dengan  metodologi  yang  telah  diuraikan  pada  bab  sebelumnya,  dalam
               penelitian ini analisis model pengaruh faktor produksi usahatani rumahtangga petani terdiri
               dari dua blok model, yaitu blok input produksi dan blok produksi. Analisis model pengaruh
               faktor produksi usahatani rumahtangga petani ini dilakukan berdasarkan kriteria ekonomi dan
               statistik.
               Tabel 6.2.  Hasil Pengujian Nilai R  dan Probabilitas-F setiap model persamaan struktural
                                               2
                         perilaku ekonomi rumahtangga di Dusun Patuk Desa Sukolilo
                                                                                     2
                No                       Persamaan Struktural                       R     Prob-F
                1.   Penggunaan Tenaga Kerja Dalam Rumahtangga Padi (TKPDID)       0.91   <,0001
                2.   Penggunaan Pupuk Total Produksi Usahatani Padi (PKPDIT)       0.99   <,0001
                3.   Penggunaan Tenaga Kerja Dalam Rumahtangga Jagung (TKJGD)      0.94   <,0001
                4.   Penggunaan Pupuk Total Produksi Usahatani Jagung (PKJGT)      0.68   <,0001
                5.   Penggunaan Tenaga Kerja Dalam Rumahtangga Tebu (TKTBD)        0.67   <,0001
                6.   Penggunaan Pupuk Total Produksi Usahatani Tebu (PKTBT)        0.92   <,0001
                7.   Produksi Padi (QPDI)                                          0.99   <,0001
                8.   Produksi Jagung (QJG)                                         0.97   <,0001
                9.   Produksi Tebu (QTB)                                           0.99   <,0001
                     Rata-rata                                                     0,88
               Sumber: Hasil Analisis, 2012

                      Secara  teori  ekonomi  tanda  dan  besaran  pada  setiap  persamaan,  baik  persamaan
               identitas maupun persamaan strukturalnya mampu menjelaskan fenomena yang ada. Secara
                                                             2
               teori  statistik  nilai  koefisien  determinasi  (R ),  uji  F  dan  uji  t  secara  keseluruhan  juga
               menunjukkan hasil yang baik. Hasil analisis secara statistik juga menunjukkan bahwa setiap
               persamaan  struktural  yang  telah  direspesifikasi  memenuhi  pengujian  nilai  koefisien
                             2
               determinasi (R ) dengan nilai rata-rata 0,88. Hal ini menunjukkan bahwa variasi nilai variabel
               endogen  rata-rata  mampu  dijelaskan  sebesar  88%  oleh  setiap  variabel  eksogennya  yang
               dimasukkan  pada  model,  sedangkan  sisanya  sebesar  12%  dijelaskan  oleh  variabel  eksogen




                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    358
   364   365   366   367   368   369   370   371   372   373   374