Page 402 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 402
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
pengembangan ini merealisasikan kerangka yang dibuat dalam bentuk materi pelatihan,
persiapan peralatan yang akan digunakan dalam pelatihan, dan pembuatan evaluasi pelatihan.
Tahap Implement
Tahapan implement adalah tahapan dimana program pelatihan dilaksanakan. Program
pelatihan dilakukan sesuai dengan perencanaan metode pelatihan yang sudah dibuat dan
penggunaan materi yang telah dibuat.
Tahap Evaluate
Setelah tahapan analisa, perancangan, pengembangan dan pelaksanaan dilakukan,
maka tahapan terakhir adalah Evaluasi. Evaluasi dilakukan guna meninjau kembali
pelaksanaan pelatihan apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Kemudian evaluasi
juga digunakan oleh perancang pelatihan untuk memperbaiki kekurangan dari metode yang
digunakan, sehingga kegiatan pembelajaran kedepannya dapat dirancang dengan lebih baik
lagi.
3. Manajemen Program Pelatihan
Implementasi Model ADDIE
1. Analisis Kebutuhan
Tabel 7. Information and communication technology ownership/usage for extension
(Cahyono, 2016). Dari data pada tabel 7 tersebut, menunjukkan bahwa penyuluh
menggunakan internet, presentasi, email rendah bahkan kurang dari 50%. Penulis
berpandangan bahwa untuk meningkatkan akses penyuluh terhadap ICT, maka diperlukan
pelatihan pemanfaatan ICT yang terkait proses, penggunaan sebagai alat bantu dan mengelola
serta mendapatkan informasi dibidang pertanian.
Peserta pelatihan ini yaitu Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) di Kabupaten Malang
sebanyak 30 orang. Pelatihan ini di lakukan dalam ruangan atau kelas. Tujuan
dilaksanakannya pelatihan ini adalah: (1) Untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan
penyuluh dalam menggunakan ICT, sehingga membantu mempermudah pekerjaan dilapangan
(2) Untuk memotivasi penyuluh agar dapat memanfaatkan ICT.
Adapun materi pelatihan meliputi: Materi Training; TIK untuk Pembangunan
Pertanian, Penerapan e-Government, Internet, Web Pemerintah, Pengantar Jaringan dan
Keamanan, Media Sosial untuk Penyuluh, Connecting to the Network, Wireless
Technologies.
2. Desain
Metode pelatihan ini menggunakan pendekatan satu arah yaitu informasi disampaikan
peserta melalui pelatih. Teknik yang dipakai : kuliah, presentasi audiovisual, self directed
learning. Selain itu, mengutamakan komunikasi yang luwes, fleksibel, dan lebih dinamis,
baik dengan instruktur, dengan sesama peserta, dan langsung menggunakan alat-alat yang
tersedia, seperti; computer, akses website dan lain-lain. Dan juga dilakukan demostrasi dan
contoh. Dalam hal ini, dilakukan dengan cara peragaan dan penjelasan bagaimana cara-cara
mengerjakan suatu pekerjaan melalui contoh-contoh atau percobaan yang didemonstrasikan.
Dengan dilengkapi gambar, teks, diskusi, video, dan lain-lain.
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 391

