Page 397 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 397

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               ikan dan peternakan. Tahun 2014 telah dibantu penerapan urban farming bagi 3.000 kepala
               keluarga (KK) untuk produk pertanian dan 2.000 KK untuk produk perikanan. memanfaatkan
               lahan pertanian di Surabaya seluas 1.400 hektar dengan komoditi andalan antara lain jamur,
               blewah,  melon,  semangka,  sawi,  tomat,  cabe  dan  beberapa  lainnya,  dengan  masih
               mempertahankan padi dan jagung.
                      Komunitas  Hidroponik  Surabaya  akan  melakukan  sosialisasi  menerapkan  konsep
               urban  farming  menggunakan  teknologi  bercocok  tanam  dengan  sistem  hidroponik  dengan
               menerapkan misi edukasi kepada publik, bahwa dengan kondisi lahan yang sempit, kegiatan
               bercocok tanam tetap dapat dilakukan dengan murah, mudah dan menyenangkan.
                      Wali  Kota  Surabaya  bersama  Dinas  Pertanian  melakukan  deseminasi  hasil  ujicoba
               dengan melakukan pemanenan padi perdana hasil urban farming. Panen padi ini berlangsung
               di atas atap dua kanopi gedung Balai Kota Surabaya. Penanaman padi dilakukan pada awal
               tahun 2016, dengan menggunakan media boks fiber di atas atap kanopi yang berukuran 2,5 x
               2,5 meter.
               Upaya lainnya adalah mobilisasi Kelompok Tani Kendung Subur, Sumber Rejeki dan warga
               petani yang masih bergelut di bidang pertanian di Kecamatan Benowo dan Kecamatan Pakal
               dengan  mengadakan  kegiatan  Pembinaan  Jaring  Teritorial  (Binjaringter)  dan  sosialisasi
               pemanfaatan alat pertanian yang diselenggarakan Kodim 0830/Surabaya Utara, bertempat di
               Makoramil  06/Benowo  Surabaya.  untuk  mengelola  pola  pertanian  yang  efektif.  Dalam
               pelatihan itu dipamerkan juga mesin-mesin pertanian, antara lain pompa air, perontok padi,
               mesin cabut rumput, dan genset.
                      Petani  di  Kelurahan  Made  yang  masih  mempertahankan  lahannya  aktif  mengelola
               lahan  pertanian  dengan  harapan  harga  lahannya  akan  semakin  mahal  atau  masih  memiliki
               motivasi bertani karena tidak memiliki keterampilan lain sambil menunggu harga tanah terus
               naik.  Untuk  lahan  yang  sudah  dibeli  pengembang,  Dinas  Pertanian  memfasilitasi  nota
               persetujuan  antara  petani  dan  pengembang  yang  isinya  bahwa  apabila  lahan  masih
               dimanfaatkan  petani  lahan  tidak  boleh  serta  merta  dialih  fungsikan  sebelum  berproduksi
               (panen).


               4.   Kesimpulan dan Saran
               Kesimpulan
               1.  Ketahanan pangan nasional terganggu akibat penurunan kontribusi pertanian Jawa Timur
                   terhadap  perekonomian  nasional,  disebabkan  pertumbuhan  produksi  pertanian  masih
                   berbasis pada ketersediaan lahan. Sedangkan lahan pertanian di Jawa Timur diperkirakan
                   pertahun berkurang 879,9 hektar.
               2.  Pemerintah  Kota  melalui  Dinas  Pertanian  setempat  telah  menggiatkan  usaha  pertanian
                   ditengah keterbatasan lahan dengan penerapan konsep urban farming dengan melakukan
                   ujicoba, sosialisasi dan penyuluhan, terhadap kelompok tani yang tersisa, dengan langkah
                   yang konkrit.
               3.  Mobilisasi tenaga penyuluh, Anggota Koramil, Siswa Sekolah dan komponen masyarakat
                   lainnya, dengan hasil yang baik walau belum mencukupi.

               Saran
                      Diperlukan  langkah  yang  konstruktif  dan  komprehensif  khususnya  oleh  Pemerintah
               Kota dengan memberikan dukungan fasilitasi regulasi perlindungan terhadap sektor pertanian
               serta dukungan teknologi dan sarana produksi pertanian  yang mampu memberikan dampak
               luas terhadap ketahanan pangan dalam jangka panjang.






                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    386
   392   393   394   395   396   397   398   399   400   401   402