Page 405 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 405
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
2. Evaluasi Peserta, dilakukan untuk mengetahui hasil pelatihan, meliputi: 1. Kehadiran
minimal 90% 2. Keaktifan dapat ditunjukkan dengan partisipasi aktif selama pelatihan. 3.
Penguasaan materi melalui ujian. 4. Pengamatan dan penilaian terhadap tugas yang
diberikan.
Nama : DT
No Item 1 2 3 4 5
I Keterampilan
1. Mengidentifikasi masalah
2. Mempraktekkan kemampuan komunikasi
II Pengetahuan
1. Menjelaskan konsep
2. Mendemostrasikan
III Sikap
1. Menyatakan pendapat
2. Mengikuti ketentuan
Keterangan: 1 – sangat kurang, 2 – agak kurang, 3 – neutral, 4 – agak baik, 5 – sangat baik
4. Pembahasan
Model pembelajaran ADDIE memberikan proses langkah-demi-langkah yang
membantu perancang pelatihan dalam membuat program pelatihan. Ada lima langkah yang
dikemukakan dalam model ini sesuai dengan akronimnya yaitu: (1) Analysis: menganalisis
kebutuhan untuk menentukan masalah dan solusi yang tepat dan menentukan kompetensi
peserta; (2) Design: menentukan kompetensi khusus, metode, bahan ajar, dan strategi
pembelajaran; (3) Development: memproduksi program dan bahan ajar yang akan digunakan
dalam program pembelajaran; (4) Implementation: melaksanakan program pembelajaran
dengan menerapkan desain atau spesifikasi program pelatihan; (5) Evaluation: melakukan
evaluasi program pembelajaran dan evaluasi hasil belajar
Pada dasarnya model ADDIE memiliki kesamaan dengan model Kemp yang di
prakarsai oleh Morris, Ross, dan Kemp (M-R-K). Pada desain instruksional model Kemp
menekankan penerapan pelaksanaan dan evaluasi terus menerus atau pengembangan non-
linear yang memungkinkan untuk revisi di semua tahapan ketika pelatihan berlangsung
(Morrison, Ross & Kemp, 2004). Sedangkan pada model ADDIE, pengembangannya bersifat
linear, yang merupakan proses langkah-demi-langkah. Hal ini membuat model ADDIE lebih
terstruktur dan Kemp lebih mudah beradaptasi.
Perbedaan lainnya bahwa model ADDIE terdiri dari 5 tahapan untuk desain
instruksional sistematis, sedangkan model Kemp terdiri dari 9 tahapan. Berikut gambar model
desain instruksional Kemp;
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 394

