Page 410 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 410
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
Tabel 1. Potensi Limbah Rumah Tangga
Klasifikasi Limbah Jenis Limbah Rata-Rata Volume Limbah / per rumah tangga
Rumah Tangga Jetak Ngadas Wonokitri
Limbah Organik Sisa Nasi 150 gram 100 gram 160 gram
Sisa Sayur 250 gram 95 gram 112 gram
Air Cuci Piring 3 liter 3,8 liter
Abu Kayu Bakar 500 gram 210 gram
Air Cuci Beras 10 Liter
Limbah Anorganik Plastik 25 gram 25 gram
Sumber : Data Primer Diolah Tahun 2016.
Pemanfaatan sisa sayur dan sisa nasi digunakan untuk pakan ternak. Pengolahan sisa
sayur dan sisa nasi dengan sayur dan dedak/bekatul/polar. Adapun Limbah anorganik di Desa
Jetak merupakan hal yang bisa dimanfaatkan untuk hal – hal tertentu. Limbah anorganik yang
dihasilkan oleh 1 responden adalah plastik dengan rata – rata 25 gram. Pemanfaatan plastik
digunakan untuk dibakar sebagai penghangat. Tidak ada pengolahan plastik, hanya dibakar
begitu saja.
Pemanfaatan sisa sayur, air cuci piring dan air cuci beras digunakan untuk minum
ternak seperti sapi dan babi. Sebagian besar responden tidak melakukan pengolahan dalam
pemanfaatan sisa sayur, air cuci piring dan air cuci beras. Hanya ada satu responden ang
mencampur sisa sayur, air cuci piring dan air cuci beras dengan garam dan
dedak/bekatul/polar untuk minuman sapi, yang dipercayai oleh responden dapat menambah
nafsu makan sapi dan mempercepat proses penggemukan pada sapi. Sedangkan pemanfaatan
abu kayu digunakan untuk kompos, yang dicampurkan dengan lahan tanpa adanya
pengolahan sebelumnya.
Limbah rumah tangga di Desa Wonokitri merupakan hal yang bisa dimanfaatkan
untuk hal – hal tertentu. Limbah rumah tangga yang dihasilkan oleh responden adalah sisa
nasi dengan rata – rata 160 gram, Sisa sayur dengan rata – rata 112 gram, air cuci piring
dengan rata – rata 3,8 kg, air cuci beras dengan rata – rata 10 liter dan abu kayu bakar untuk
masak dengan rata – rata 2,1 kg.Pemanfaatan sisa sayur, sisa nasi dan abu kayu bakar untuk
masak digunakan untuk pakan ternak sedangkan untuk air cuci piring dan air cuci beras tidak
dimanfaatkan. Pengolahan sisa sayur, sisa nasi dan abu kayu bakar adalah dicampurkan
dengan air cucian beras, terkadang ditambah dengan bekatul.
Potensi Pertanian di Desa Jetak, Kabupaten Probolinggo
Di kawasan Bromo Tenger yang menjadi lokasi penelitian khususnya Desa Jetak
Kabupaten Probolinggo memiliki berbagai keunggulan. Keunggulan tersebut dijadikan
sebagai potensi lokal yang mampu mengoptimalkan penyerapan nilai ekonomi dan nilai
sosial. Secara ekonomis sumber daya lahan yang ada dapat memberikan kemampuan usaha
tani mereka yang lebih produktif.
Tabel 2. Potensi Pertanian berdasarkan Luas Tanam di Kabupaten Probolinggo
Komoditas Prosentase Kepemilikan Luas Tanam
Usaha (%) Lahan Milik < 0,5 0,5 – 1 Ha > 1 Ha
Sendiri (%) (%) (%)
Kentang 90 100 0 33 67
Bawang Pre 20 100 0 95 5
Kobis 80 75 12 38 25
Sumber : Data Primer Diolah Tahun 2016
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 399

