Page 62 - EBOOK_Modal Sosial Petani Dalam Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah
P. 62
42 | Modal Sosial Petani dalam Peratanian
Tabel 3.07.
Pemilikan Lahan Perkebunan
Luas Lahan Jumlah %
No.
(Ha) Pemilik(Rtp)
1. Kurang dari 0,5 3.681 70,0
2. 0,5 – 1,0 1.052 20,0
3. Lebih dari 1,0 525 10,0
JUMLAH 5.258 100,0
Sumber: Diolah dari Monografi Desa, 2008.
4 . K e h u t a n a n .
Hutan juga dimiliki oleh desa Bangunjiwo. Hutan yang ada di
desa Bangunjiwo terbagi atas 2 (dua) bagian, yaitu:
1. Hutan milik adat/masyarakat adat seluas 230 Ha.
2. Hutan milik Perhutani seluas 5 Ha.
Hutan yang dimiliki oleh masyarakat adat Bangunjiwo adalah
jenis hutan produksi. Hutan ini terletak di sepanjang perbukitan
yang ada di desa. Hasil utama hutan adalah kayu dan bambu
(Bambuseae). Berdasarkan data yang tersedia dari monografi desa
tahun 2008, kayu yang dihasilkan dari hutan rakyat/adat sekitar
1.875 m³/thn, sedangkan bambu (Bambuseae) 5.734 batang/thn.
Hutan yang dimiliki oleh Perhutani ditanami oleh pohon jati
(Tectona grandis), sebagai daerah penghijauan. Kondisi hutan sangat
baik sebab masyarakat selalu menjaga kelestariannya. Hal ini
disebabkan karena hutan tersebut adalah hutan adat yang berfungsi
sebagai alat pembayaran dari aparat desa yang tidak mendapat gaji
dari pemerintah dalam mengurus pemerintahan desa. Selain itu,
hutan tersebut juga berfungsi sebagai penahan longsoran tanah
perbukitan yang ada di sekitar desa.
5 . P e t e r n a k a n .
Peternakan di desa Bangunjiwo berkembang dengan cukup
baik dan potensi untuk pengembangan memiliki peluang yang besar.
Hal ini dimungkinkan karena luasnya lahan penanaman pakan
ternak dan lahan penggembalaan ternak. Belum lagi, penggemukkan
ternak yang diusahakan di sekitar rumah masyarakat. tabel 3.08.
Amiruddin Ketaren| Bab III :35-56