Page 57 - EBOOK_Modal Sosial Petani Dalam Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah
P. 57
Gambaran Umum | 37
masyarakat untuk mengairi sawah mereka. Hal ini hanya dapat
dilakukan pada saat musim penghujan saja, sedangkan pada musim
kemarau air yang dihasilkan oleh sungai ini sangat kecil bahkan
sering kekeringan.
2 . P e r t a n i a n .
a . L u a s T a n a m a n .
Luas pertanian di desa Bangunjiwo adalah 792,43 Ha, dengan
jenis tanaman pangan yang ditanam seperti yang terlihat pada tabel
3.03 di bawah. Tanah pertanian di desa Bangunjiwo memiliki
kesuburan yang cukup baik. Warna tanahnya sebagian besar
berwarna hitam dengan tekstur tanah adalah tanah lempung. Tanah
hitam ini dapat dijumpai sampai kedalaman 3 meter dengan
kandungan utama tanah tersebut adalah bijih besi yang cukup tinggi.
Tanaman pangan yang ditanam oleh petani di desa Bangunjiwo
cukup beragam. Kebanyakan tanaman pangan ini dijual ke kota yang
tidak jauh dari desanya dan di konsumsi sendiri untuk kebutuhan
sehari-hari. Tidak seperti kebanyakan desa pertanian lainnya, desa
Bangunjiwo tidak memiliki irigasi yang permanen. Irigasi yang ada
adalah irigasi setengah teknis (sekunder) yang hanya bisa dialiri air
pada saat musim penghujan saja. Dengan demikian, pertanian di
desa Bangunjiwo dapat dilakukan pada saat musim penghujan tiba.
Irigasi setengah teknis (sekunder) yang ada di desa
Bangunjiwo sepanjang 4.775 meter dengan kerusakan saluran
sepanjang 454 meter. Irigasi setengah teknis (sekunder) tersebut
memiliki 53 unit pintu sadap untuk mengairi sawah masyarakat
dengan 13 pintu di antaranya sedang rusak dan harus diperbaiki
segera. Demikian juga dengan irigasi tersier, panjang saluran tersier
yang ada adalah sepanjang 16.523 meter. Panjang saluran tersier
yang mengalami kerusakan adalah sepanjang 9.914 meter. Seperti
pada irigasi sekunder, irigasi tersier juga memiliki pintu pengairan
yang berjumlah 13 buah dan 3 di antaranya sedang mengalami
kerusakan. Kerusakan yang terjadi karena sudah tuanya peralatan
pintu irigasi dan belum adanya perbaikan terhadap kerusakan
tersebut.