Page 55 - EBOOK_Modal Sosial Petani Dalam Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah
P. 55
Gambaran Umum | 35
B B A A B B I I I I I I
G G A A M M B B A A R R A A N N U U M M U U M M
W
D D E E S S A A B B A A N N G G U U N N J J I I W O O
A . K e a d a a n G e o g r a f i
1 . L e t a k d a n K o n d i s i D e s a
Desa Bangunjiwo terletak pada 07º 44’04” - 08º 00’00” Lintang
Selatan dan 110º 12’34” - 110º 31’08” Bujur Timur adalah sebuah
desa yang berada di dataran rendah dengan tipologi tanah yang
berbukit-bukit. Luas desa adalah 1.502,83 Ha, yang digunakan untuk
tanah sawah, tanah, ladang, pemukiman, perkebunan rakyat, tanah
kas desa, lapangan, perkantoran pemerintah, hutan produksi dan
lain sebagainya. Desa Bangunjiwo merupakan sebuah desa yang
cukup luas dengan batas-batas desa adalah:
- Sebelah Barat berbatasan dengan desa Argomulyo.
- Sebelah Timur berbatasan dengan desa Tirto Nirmolo, yaitu
desa yang berada di sebelah Timur sungai Bedog.
- Sebelah Utara berbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman.
- Sebelah Selatan berbatasan dengan desa Guwosari atau yang
dikenal masyarakat dengan nama desa Pajangan.
Desa Bangunjiwo berada di sekitar hutan produksi berupa
hutan kayu jati yang sengaja ditanam oleh rakyat dan perkebunan.
Curah hujan di desa ini cukup tinggi dengan 11,69 mm per tahunnya,
dengan lamanya curah hujan selama 6 bulan. Suhu rata-rata harian
adalah 32.00 derajat Celcius dengan tinggi desa berada di 81.00 mdl.
Jarak dari kantor kelurahan menuju ke kantor kecamatan sejauh 5
Km yang dapat ditempuh selama 15 menit, sedangkan jarak dengan
ibukota kabupaten adalah 8 Km yang dapat ditempuh dengan waktu
25 menit. Hal ini bisa terjadi karena sarana perhubungan dan sarana
transportasi yang telah cukup baik yang dimiliki oleh masyarakat
dan dibangun pemerintah di desa Bangunjiwo.
Keseluruhan jalan yang menghubungkan ibukota kecamatan
dan ibukota kabupaten telah diaspal dengan baik. Jalan desa yang
telah diaspal adalah sepanjang 20,50 Km, sementara jalan yang