Page 56 - EBOOK_Modal Sosial Petani Dalam Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah
P. 56
36 | Modal Sosial Petani dalam Peratanian
belum diaspal dengan baik (jalan makadam dan jalan tanah)
sepanjang 128,84 Km. Karena desa Bangunjiwo dilalui oleh dua buah
sungai dan bentuk daerahnya banyak memiliki lembah, maka
jembatan sebagai penghubung sangat banyak ditemukan di desa ini.
Paling tidak ada sebelas (11) jembatan yang menghubungkan antar
dusun dan RT di desa ini. Sepuluh (10) di antaranya adalah jembatan
yang terbuat dari beton dan satu (1) yang terbuat dari kayu.
Demikian juga dengan jembatan yang menghubungkan dengan desa
lain atau kecamatan lain. Dari data monografi tahun 2008, terdapat
lima (5) jembatan yang menghubungkan desa Bangunjiwo dengan
desa atau kecamatan lain. Kelima jembatan tersebut sudah cukup
baik karena terbuat dari beton. Kondisi desa didominasi oleh lahan
pertanian, pemukiman dan perkebunan. Berikut ini akan dijelaskan
penggunaan tanah di desa Bangunjiwo yang dapat dilihat melalui
tabel 3.02. di bawah ini.
Tabel 3.02.
Luas Desa Bangunjiwo
Luas
No. Penggunaan %
(Ha)
1. Sawah irigasi ½ teknis 160,35 10,7
2. Sawah tadah hujan 26,27 1,7
3. Tegal/ladang 343,13 22,8
4. Pemukiman 471,40 31,4
5. Tanah perkebunan rakyat 187,00 12,4
6. Tanah kas desa 75,68 5,0
7. Lapangan 5,37 0,4
8. Perkantoran pemerintah 3,58 0,2
9. Hutan produksi 230,00 15,3
10. Lainnya 0,05 0,1
JUMLAH 1.502,83 100,0
Sumber: Diolah dari Monografi Desa, 2008.
Daerah Selatan desa memiliki kontur tanah yang berbukit-
bukit. Tanah yang berbukit-bukit ini menghasilkan batu kapur yang
merupakan salah satu penghasilan kas desa. Produksi batu kapur ini
sebesar 9.576,00 per ton per tahunnya. Desa ini juga dialiri oleh 2
(dua) buah sungai kecil. Kedua sungai ini dimanfaatkan oleh
Amiruddin Ketaren| Bab III :35-56