Page 11 - PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA DENGAN KEKUATAN SENJATA
P. 11
a) Kedatangan Sekutu dan Belanda
Bagaimana kondisi Indonesia setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada
Sekutu? Bagi Sekutu dan Belanda, Indonesia dalam masa vacum of power atau
kekosongan pemerintahan. Karena itu, logika Belanda adalah kembali berkuasa atas
Indonesia seperti sebelum Indonesia direbut Jepang. Dengan kata lain, Belanda ingin
menjajah kembali Indonesia. Bagi Sekutu, setelah selesai PD II, maka negara-negara
bekas jajahan Jepang merupakan tanggung jawab Sekutu. Sekutu memiliki tanggung
jawab perlucutan senjata tentara Jepang, memulangkan tentara Jepang, dan melakukan
normalisasi kondisi bekas jajahan Jepang? Bayangan Belanda tentang Indonesia jauh
dari kenyataan. Faktanya, rakyat Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan
pada tanggal 17 Agustus 1945. Kondisi ini tentu bertolak belakang dengan bayangan
Belanda dan Sekutu. Karena itu, dapat diprediksi kejadian berikutnya, yakni akan terjadi
pertentangan atau konflik antara Indonesia dengan Sekutu ataupun Belanda.
Bagaimana dampak kedatangan Sekutu ke Indonesia? Sekutu masuk ke Indonesia
diboncengi NICA. Mereka masuk melalui beberapa pintu wilayah Indonesia terutama
daerah yang merupakan pusat pemerintahan pendudukan Jepang seperti Jakarta,
Semarang, dan Surabaya. Setelah PD II, terjadi perundingan Belanda dengan Inggris di
London yang menghasilkan Civil Affairs Agreement. Isinya tentang pengaturan
penyerahan kembali Indonesia dari pihak Inggris kepada Belanda, khusus yang
menyangkut daerah Sumatra sebagai daerah yang berada di bawah pengawasan
SEAC (South East Asia Command). Di dalam perundingan itu dijelaskan langkah-
langkah yang ditempuh sebagai berikut.
a. Fase pertama, tentara Sekutu akan mengadakan operasi militer untuk memulihkan
keamanan dan ketertiban.
b. Fase kedua, setelah keadaan normal pejabat-pejabat NICA akan mengambil
alih tanggung jawab koloni itu dari pihak Inggris yang mewakili Sekutu.
Setelah diketahui Jepang menyerah pada tanggal 15 Agustus 1945, maka Belanda
mendesak Inggris agar segera mensahkan hasil perundingan tersebut. Pada tanggal 24
Agustus 1945 hasil perundingan tersebut disahkan.
10

